Dua bayi yang terlahir dengan kondisi kembar siam berhasil dipisahkan dengan selamat. Tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melakukan operasi pemisahan selama 3 jam 17 menit.
Bayi yang diketahui bernama Queenetha Zaina dan Queenesha Zahira merupakan anak dari pasangan Abdul Muslih (32) dan Evi Susanti (27), asal Sukabumi.
Ketua Tim Kembar Siam RSHS, dr. Dikki Drajat Kusmayadi mengatakan keberhasilan pemisahan itu tidak terlepas dari kondisi kedua bayi sangat kuat menjalani setiap proses operasi.
Secara keseluruhan, organ kedua bayi dalam keadaan normal. Namun ada pengecualian di liver yang dempet. Meski begitu, setiap liver mempunyai sistem saluran empedu dan pembuluh darah sendiri-sendiri.
"Hanya ada di bagian penyambungan/ yang dempet pembuluh darah yang nyambung dan itu bisa dibebaskan," kata Dikki, Rabu (25/5).
Sementara itu, Evi Susanti berharap kondisi bayinya bisa segera pulih pascaoperasi. Ia menceritakan, kondisi kembar siam diketahui setelah usia kandungan memasuki empat bulan. Dirinya diberi rujukan ke RSHS.
"Setiap bulan kontrol sampai lahiran di sini. Memang terlihat dempet pas di USG dari dada sampai perut," lanjut dia.
Saat masa perawatan di RSHS, tim dokter mengontrol dengan ketat, termasuk menjaga asupan penguat kandungan hingga pendampingan psikologis.
"Alhamdulillah operasi berjalan lancar. Harapan saya cuma satu, anak saya bisa sehat dan normal," kata dia sambil menahan tangis haru.