Polisi mengungkap modus yang digunakan Gusti Ayu Dewanti alias Dea OnlyFans saat 'jualan' konten porno. Dea mengumpulkan sejumlah foto dan video syur dirinya dalam sebuah Google Drive. Google Drive inilah yang ia berikan kepada pelanggannya.
Demikian diungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis. Sejauh ini, ditemukan 76 video syur serta beberapa foto bugil dalam Google Drive milik Dea OnlyFans.
"Dari google drive kami identifikasi ada 76 video dan masih banyak lagi gambar-gambar tanpa busana," kata dia, Selasa (5/4).
Auliansyah menerangkan, akun Google Drive dipasarkan oleh Dea OnlyFans ke beberapa orang. Kepada penyidik, Dea OnlyFans mengaku kebanjiran order rekaman video dalam Google Drive.
Dari analisa Google Drive tersebut dan hasil pemeriksaan D kami dapat keterangan yang bersangkutan video itu ada yang membeli. Kami sedang analisa siapa saja yang membeli," ujar dia.
Auliansyah menyebut, salah satu nama pembelinya ialah seorang komedian terkenal dengan inisial M.
"Komedian terkenal inisial M itu membeli video tersebut. Sementara keterangan beli langsung ke Dea," ujar dia.
Auliansyah menyampaikan, akan melayangkan panggilan terhadap komedian M untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Adapun pemeriksaan berkaitan dengan tersebar rekaman video porno Dea OnlyFans di media sosial.
"Nanti kami akan lihat apakah yang bersangkutan ikut menyebarkan nanti akan kami periksa yang bersangkutan untuk jadi saksi terlebih dahulu," terang dia.
Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap Dea yang merupakan konten kreator dalam situs OnlyFans.
Dea ditangkap pada Kamis malam 24 Maret 2022 malam di Malang. Usai menjalani pemeriksaan, Dea OnlyFans ditetapkan sebagai tersangka.
Kendati berstatus tersangka, Dea OnlyFans tidak ditahan. Kepolisian hanya meminta Dea OnlyFans menjalani wajib lapor dua kali dalam sepekan.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber : Liputan6.com