Banjir dan Longsor di Kabupaten Pidie, Jalan Beureunun-Tangse Tertutup Material

Enam kecamatan yang dilanda banjir itu antara lain; Kecamatan Pidie, Padang Tiji, Mila, Indra Jaya Kecamatan Delima, dan Tiro Truseb. BPBD Pidie masih mendata jumlah rumah warga yang terdampak dan pengungsi.

Alfath Asmunda
Oleh Alfath Asmunda - Reporter
Banjir dan Longsor di Kabupaten Pidie, Jalan Beureunun-Tangse Tertutup Material
Banjir di Kabupaten Pidie. ©2022 Merdeka.com

Hujan deras melanda Kabupaten Pidie, Aceh, menyebabkan enam kecamatan terendam banjir. Tidak hanya itu, dua titik lokasi di Kecamatan Tangse mengalami longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut, banjir dan longsor terjadi Senin (17/1) malam.

"Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Pidie, sehingga debit air sungai meningkat dan mengakibatkan jebol tanggul atau tebing sungai Gampong (desa) Baro dan tanggul di Gampong Keubang," kata staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBA, Haslinda Juwita, Selasa (18/1).

Enam kecamatan yang dilanda banjir itu antara lain; Kecamatan Pidie, Padang Tiji, Mila, Indra Jaya Kecamatan Delima, dan Tiro Truseb. BPBD Pidie masih mendata jumlah rumah warga yang terdampak dan pengungsi.

Selain banjir, tutur Haslinda, bencana longsor juga dilaporkan terjadi di kawasan Gampong Lhok Keutapang dan Gampong Geuni di Kecamatan Tangse, Pidie. Ruas jalan lintas Beureunun-Tangse tertutup material longsor.

"Saat ini hujan masih melanda wilayah Kabupaten Pidie," ujarnya.

Rekomendasi