Manajemen Margo City Depok Tanggung Biaya Perawatan Korban Atap Ambruk

Manajemen Margo City Depok menyatakan akan menanggung seluruh biaya perawatan korban luka akibat ambruknya atap pusat perbelanjaan itu. Korban meninggal dunia pun akan diberikan santunan.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Manajemen Margo City Depok Tanggung Biaya Perawatan Korban Atap Ambruk
Kondisi kerusakan di Mal Margo City. ©Liputan6.com/Yopi Makdori

Manajemen Margo City Depok menyatakan akan menanggung seluruh biaya perawatan korban luka akibat ambruknya atap pusat perbelanjaan itu. Korban meninggal dunia pun akan diberikan santunan.

"Iya untuk semua korban luka sudah kita antar ke rumah sakit dan semua biaya rumah sakit pun sudah kita cover dan tentunya untuk korban yang meninggal dunia itu kita berikan santunan," kata Marcom Manager Mago City Reza Ardiananda, Minggu (22/8).

Pihaknya mengucapkan bela sungkawa pada keluarga korban, baik yang luka ataupun meninggal dunia. "Kami juga turut berduka dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ucapnya.

Ada 11 korban pada insiden ambruknya atap Margo City Depok. Seorang di antaranya meninggal dunia.

Dari seluruh korban, ada empat yang dinyatakan mengalami luka bakar. "Kita kedatangan delapan orang korban, satu orang sudah pulang, pengunjung ibu hamil dan empat orang luka bakar," sebut Direktur RS Bunda Margonda Depok Imelda Rachmawati.

Dia menyebutkan, keempat korban mengalami luka bakar sekitar 22-27 persen. Luka paling parah dialami karyawan yang mengalami luka bakar di bagian wajah dan lengan. "Sekarang sedang diobservasi, sudah dikonsultasikan nanti akan kita rawat di ruang perawatan," jelas Imelda.

Karyawan yang mengalami luka bakar mengaku terkena percikan api. "Mereka bilang kena api mengenai bagian tubuh mereka. Berarti kan apinya ke mana-mana. Mereka kondisinya sadar saat ini," pungkas Imelda.

Tiga Korban di RSUI

Sementara itu, tiga orang korban sempat dirawat di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok. Namun seorang di antaranya meninggal dunia pada Minggu (22/8) pukul 03.22 WIB.

Direktur Utama RSUI Astuti Giantini mengatakan, pihaknya menerima tiga orang korban dari musibah kemarin sore. Para korban langsung mendapat perawatan oleh tim medis. "Terkait dengan musibah yang terjadi di Margo City, Depok, dapat kami sampaikan bahwa benar tercatat ada 3 korban yang telah dibawa ke RSUI. Ketiga korban tersebut datang ke RSUI pada Sabtu (21/8)sore dan langsung mendapat perawatan di IGD RSUI," katanya, Minggu (22/8).

Astuti menyebut, satu orang yang mengalami luka berat di kepala dan luka bakar. Korban diperkirakan berusia 30 tahun. Jasad korban pun sudah diserahkan ke pihak keluarga. "Satu korban laki-laki berusia 30 tahun mengalami cedera berat di bagian kepala dan luka bakar, namun setelah mendapatkan perawatan medis, korban mengembuskan napas pada pagi dini hari (22/8) pukul 03.22 WIB, dan pagi ini pukul 08.50 WIB jenazah sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan," ungkapnya.

Sementara itu, dua korban lainnya juga berjenis kelamin laki-laki. Mereka mengalami luka bakar dan luka lecet. "Kedua korban tergolong cukup ringan sehingga sudah diperbolehkan pulang sejak tadi malam pukul 23.30 WIB," ucapnya.

Pihaknya mengucapkan belasungkawa atas musibah tersebut. Astuti pun berdoa agar korban yang masih dirawat bisa segera pulih. "Kami juga mengucapkan turut berduka atas musibah yang menimpa Margo City dan para korban yang terkena musibah tersebut. Semoga para korban yang masih dalam perawatan segera diberikan kesembuhan," pungkasnya.

Rekomendasi