Ketua Umum PMI pusat, Jusuf Kalla (JK) berharap para penyintas Covid-19 berkenan mendonorkan konvalesennya demi membantu pasien-pasien yang masih berjuang melawan Covid-19. Sebab saat ini, kata JK, PMI banyak kekurangan stok konvalesen setiap harinya.
"Permintaan Konvalesen semakin meningkat seiring dengan masih tingginya kasus Covid-19 di Indonesia. Khusus DKI Jakarta sendiri paling tidak ada 300 pasien yang masuk waiting list setiap harinya," kata JK dalam keterangan tertulis diterima, Selasa (3/8).
Menurut JK, PMI baru mampu memenuhi 100 permintaan konvalesen per harinya. Padahal, berdasar data PMI, akurasi kesembuhan terapi plasma konvalesen mencapai 99 persen.
"Setiap 100 pasien yang diberikan terapi tersebut 99 di antaranya dinyatakan sembuh," beber JK.
JK mengamini, meski belum ada obat yang terbukti aman dan efektif untuk menyembuhkan Covid-19. Namun, penelitian telah membuktikan metode terapi plasma darah konvalesen yang diambil dari pasien yang sembuh dapat menolong yang sedang menjalani perawatan Covid-19 di seluruh dunia.
Seperti diketahui, penggunaan terapi plasma konvalesen di Indonesia pertama kali digagas oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman bersama Palang Merah Indonesia pada April 2020 silam. Penggunaan terapi tersebut terbukti cukup ampuh untuk menolong pasien dengan kondisi kritis.
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com