Satu Pengungsi Etnis Rohingya di Medan Meninggal karena Covid-19

Seorang warga negara Myanmar dari etnis Rohingya bernama Eshak Mohammad (64) dilaporkan meninggal dunia karena Covid-19 di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU).

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Satu Pengungsi Etnis Rohingya di Medan Meninggal karena Covid-19
Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Seorang warga negara Myanmar dari etnis Rohingya bernama Eshak Mohammad (64) dilaporkan meninggal dunia karena Covid-19 di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU). Salah seorang pengungsi etnis Rohingya yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan, Eshak meninggal pada Minggu (1/8) sekitar pukul 04.00 WIB. Eshak merupakan pengungsi etnis Rohingya yang menetap di Community House Pelangi, Jalan Jamin Ginting, Kota Medan.

"Dia dirawat sejak Jumat (30/7). Tapi saya enggak tahu di mana dia dikebumikan," kata salah satu pengungsi tersebut kepada wartawan, Senin (2/8).

Juru bicara RS USU, Muhammad Zeinizen, membenarkan bahwa ada satu pengungsi etnis Rohingya yang meninggal di rumah sakit tersebut. Namun, dirinya enggan menjelaskan lebih lanjut.

"Benar, tapi saran saya sebaiknya pihak penanggung jawab pengungsi yang ditanya," ucapnya.

Sementara, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Medan, Vincentius Purwo Hendratmoko, enggan memberikan keterangan apa pun terkait meninggalnya seorang pengungsi etnis Rohingya itu. Sampai saat ini dia belum merespons terkait informasi tersebut.

Rekomendasi