Kasus Covid-19 Meningkat usai Lebaran, Kamar Isolasi RSUD Abdul Aziz Singkawang Penuh

Pihak RSUD Abdul Aziz Singkawang terpaksa menambahkan jumlah tempat tidur, yang awalnya satu kamar berisikan satu tempat tidur, saat ini satu kamar diisi dengan dua tempat tidur.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kasus Covid-19 Meningkat usai Lebaran, Kamar Isolasi RSUD Abdul Aziz Singkawang Penuh
Ilustrasi virus corona. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Kamar isolasi untuk pasien Covid-19 di RSUD Abdul Aziz Singkawang, Kalimantan Barat, penuh. Kapasitas kamar isolasi tak lagi cukup setelah pasien Covid-19 di Singkawang, meningkat.

"Kita memiliki sebanyak 25 kamar isolasi, dengan rincian satu kamar untuk bayi, lima kamar untuk melahirkan dan 19 kamar utama. Saat ini kondisinya semua sudah penuh," kata Pelaksana Tugas Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang, Kalimantan Barat, Ruchanihadi, di Singkawang, Kalmantan Barat, Kamis (3/6).

Dia mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 di kota itu terjadi pasca Lebaran Idulfitri 2021, di mana setiap harinya terjadi peningkatan kasus cukup tinggi.

Dengan melihat peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang terjadi dalam dua pekan terakhir sehingga dari 19 kamar utama yang tersedia, pihak RSUD Abdul Aziz Singkawang terpaksa menambahkan jumlah tempat tidur, yang awalnya satu kamar berisikan satu tempat tidur, saat ini satu kamar diisi dengan dua tempat tidur.

"Penambahan tempat tidur ini diharapkan agar kapasitas ruang isolasi di RSUD Abdul Aziz Singkawang bisa menampung pasien Covid-19 yang memang memerlukan perawatan," ujar dia.

Menurut dia kebijakan satu kamar dua pasien ini tentunya dilihat dari beberapa faktor, seperti, hasil PCR nya sama-sama positif, sama-sama merupakan pasien baru, jenis kelamin yang sama dan ada hubungan keluarga.

Melihat kondisi ruang isolasi RSUD Abdul Aziz Singkawang yang sudah penuh saat ini, apabila ada pasien baru yang terkonfirmasi Covid-19 maka pihaknya tidak bisa menerima pasien tersebut. Tetapi akan di arahkan ke rumah sakit yang lain untuk melakukan perawatan.

Meski demikian, RSUD Abdul Aziz Singkawang setiap harinya akan melakukan evaluasi pasien di ruang isolasi.

"Evaluasi yang dilakukan guna memastikan apakah ada pasien yang sudah bisa keluar atau sudah bisa rawat jalan, yang tentu akan kita informasikan secepatnya kepada keluarga pasien," katanya.

Ruchanihadi mengungkapkan, saat ini kondisi 27 pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUD Abdul Aziz Singkawang masih dalam keadaan baik dan stabil.

Hingga 31 Mei 2021, total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang ada sebanyak 2.312 orang, dimana 506 orang diantaranya merupakan kasus aktif. Untuk jumlah pasien yang sembuh ada sebanyak 1.730 orang dan meninggal dunia sebanyak 76 orang.

Meski demikian, Per tanggal 30 Mei 2021 kategori resiko kenaikan Kasus Covid-19 di Kota Singkawang berada di zona kuning yang artinya zona dengan risiko rendah. Dikutip Antara.

Rekomendasi