FX Rudy Awali Vaksinasi Covid-19 Kelompok Lansia di Surakarta

Siti Wahyuningsih menambahkan, untuk nakes lansia diprioritaskan yang berusia 60-70 tahun. Untuk yang di atas 70 tahun, menurutnya, diperlukan kajian terlebih dulu, sesuai rekomendasi dari

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
FX Rudy Awali Vaksinasi Covid-19 Kelompok Lansia di Surakarta
FX Hadi Rudyatmo divaksin covid-19 kelompok lansia. ©2021 Merdeka.com

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengawali vaksinasi untuk kelompok lanjut usia (lansia). Penyuntikan vaksin Sinovac untuk dosis pertama dilakukan di RSUD Bung Karno, Semanggi, Solo, Kamis (11/2).

"Tidak ada persiapan khusus. Bangun ya setengah empat (3.30 Wib), tidur jam dua belas (00.00 Wib)," ujar Rudy sebelum memasuki rumah sakit.

Rudy mengaku mendapatkan kabar untuk vaksinasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Rabu kemarin. Ia sempat menanyakan apakah untuk lansia diperkenankan. Seperti diketahui, FX Rudy saat ini sudah berusia lebih dari 60 tahun. Sabtu mendatang ia akan genap berusia 61 tahun.

"Saya menyambut baik lah, supaya lansia-lansia itu mau dan berani disuntik. Saya yang pertama kali yang usia 60 tahun," jelasnya.

Namun dalam kesempatan tersebut, tak nampak Wakil Wali Kota Achmad Purnomo. Menurut Rudy, koleganya di Pemerintah Kota Solo itu belum mau disuntik.

"Pak Wawali (Wakil Wali Kota) enggak, nggak kerso (mau). Habis ini wartawan sama tokoh agama, saya minta untuk didata," katanya.

Siti Wahyuningsih menambahkan, untuk nakes lansia diprioritaskan yang berusia 60-70 tahun. Untuk yang di atas 70 tahun, menurutnya, diperlukan kajian terlebih dulu, sesuai rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).

"Ini kita lakukan, semua pasti dapat. Tetapi harus antre dulu. Karena kita kemarin cuma dapat vaksin dari alokasi Dinas Kesehatan yang seharusnya kita ini kurang 3 ribu, tapi baru diberi seribu. Artinya saya hanya bisa main untuk 500. Itu tidak semua untuk lansia, karena masih banyak nakes saya yang antre yang tidak lansia ini juga belum dapat," katanya.

Siti menambahkan, jumlah nakes lansia yang saat ini sekitar 10 persen dari 9 ribu yang ada. Dari jumlah tersebut, sebagian diantaranya tidak aktif.

"Ini kita prioritaskan nakes yang di pelayanan di rumah sakit. Bukan saya membedakan, semua pasti dapat. Tapi tunggu dulu, sabar dulu. Nanti akan kita hubungi," pungkas dia.

Rekomendasi