Kronologi Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Lembah Anai Sumbar

Kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Air Terjun Lembah Anai, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (30/12) sekitar pukul 09.00 WIB, melibatkan 10 kendaraan.

Ikhwan
Oleh Ikhwan - Reporter
Kronologi Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Lembah Anai Sumbar
Puluhan Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Lembah Anai. ©2020 Merdeka.com/ikhwan

Kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Air Terjun Lembah Anai, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (30/12) sekitar pukul 09.00 WIB, melibatkan 10 kendaraan.

Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo mengatakan, peristiwa itu bermula dari satu unit truk jenis tronton dengan nomor polisi BK 9991 XA dari arah Padang Panjang menuju Padang.

"Saat tiba di lokasi kejadian, truk diduga mengalami rem blong, dan membuat lajunya tidak terkendali," kata Apri kepada merdeka.com di Padang Panjang, Rabu (30/12).

Karena rem blong tersebut ditambah berada di tikungan, truk menghantam sejumlah kendaraan yang ada di depannya. "Total sampai saat ini, kita hitung ada 10 kendaraan yang kena termasuk truk," sebut Apri.

Sembilan kendaraan lainnya itu di antaranya mobil Toyota Agya BK 1875 YR, Toyota Avanza BM 1770 JZ, Toyota Kijang BA 1484 IH, minibus Toyota BA 7079 SU, Toyota Avanza BM 1210 PG, Toyota Avanza BM 1169 YM, Toyota Rush BA 1670 ME dan Toyota Avanza BE 1607 KM, serta satu unit mobil antar kota Medium Isuzu milik PT Borneo.

Para korban dirawat di rumah sakit terdekat yang ada di Kota Padang Panjang. Sejauh ini, belum ada korban jiwa atau meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

"Korban sudah dievakuasi dan dirawat ke rumah sakit terdekat. Kendaraan yang terlibat kini juga dievakuasi oleh petugas," kata Apri.

Sementara itu, berdasarkan analisa petugas di lokasi kejadian, kecelakaan itu terjadi pada jalan yang beraspal baik, lebar dengan tikungan ke kanan bila dilihat dari arah Padang Panjang menuju Padang. "Sedangkan jalan dilengkapi marka jalan tidak terputus-putus," sebut Apri.

Atas peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Polres Padang Panjang sendiri saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut.

"Kita tengah penyelidikan atas peristiwa tersebut, guna mendapatkan informasi pasti penyebab dari kecelakaan," pungkas Apri.

Rekomendasi