Menteri Sosial Tri Rismaharini menargetkan efisiensi data penerima bantuan sosial (Bansos) dampak pandemi Covid-19 segera rampung. Paling lambat, data penerima Bansos yang akan didistribusikan pada 2021 sudah selesai di pekan pertama Januari.
"Bantuan triwulan 4 sudah selesai kemudian untuk 2021 awal Januari harus juga selesai minggu pertama bulan Januari," ujar Risma dalam acara serah terima jabatan di Kementerian Sosial, Rabu (23/12).
Sebagaimana diketahui Bansos yang sebelumnya berbentuk bahan pangan pokok, kini diganti dengan uang tunai. Nilai bantuan tunai sebesar Rp300.000 yang akan didistribusikan melalui bank negara atau PT Pos Indonesia.
Bantuan tersebut akan berlangsung selama 6 bulan, terhitung sejak Januari-Juni 2021.
Lebih lanjut, Risma mengatakan ia ingin distribusi segera terlaksana karena akan berdampak dengan percepatan perputaran ekonomi. Berdasarkan pengalamannya, pada 2010 Risma mengatakan membentuk satu komunitas bernama pahlawan ekonomi yang berisi 89 kelompok perempuan.
Dengan adanya percepatan kebijakan dan pelatihan yang tepat jumlah anggota bertambah menjadi 18 kelompok 25 persen dari jumlah itu memiliki pendapatan di atas Rp 1 miliar.
"Jadi Januari digunakan untuk ada perputaran uang. Di 2020 saya membentuk pahlawan ekonomi itu ibu-ibu saya kumpulkan, saya mulai 89 kelompok sekarang 18 ribu kelompok sekarang pendapatannya di atas 1 miliar melebihi 25 persen, jadi nanti ada pola pola yang kita haris lakukan dengan pemberdayaan," lugasnya.