Bupati Bogor, Ade Yasin menjalani tes swab ketiga, Sabtu (28/11). Hasilnya, Covid-19 di dalam tubuhnya sudah hilang, alias negatif. Meski begitu, Ade masih hari menjalani isolasi mandiri setidaknya selama 10 hari.
"Berdasarkan pemeriksaan swab test, tim dokter RSUD Cibinong menyatakan bahwa Bupati Bogor Ade Yasin sudah negatif dari Covid-19," kata Ketua Tim Medis Bupati Bogor, dr Wahyu Eko Widiarso.
Dia menjelaskan, selama melakukan isolasi mandiri di Pendopo Bupati, Ade Yasin terus menunjukkan kondisi kesehatan yang semakin baik. Namun, hasil negatif ini tidak serta merta membuatnya dapat kembali beraktivitas.
"Sesuai protokol kesehatan Ade Yasin masih tetap melakukan isolasi mandiri selama 10 hari dengan berada di bawah pengawasan intensif dari tim medis RSUD Cibinong," jelasnya.
Hal itu diperlukan, untuk memastikan kondisi politisi PPP itu sembuh total. "Untuk meyakinkan kondisi pasien setelah dinyatakan sembuh tidak muncul lagi gejala Covid-19," kata Wahyu Eko.
Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin, secara terbuka mengumumkan bahwa dirinya positif terpapar Covid-19, Rabu (18/11). Dia pun meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor melakukan tracing secepat mungkin.
"Barusan diobservasi di RSUD Cibinong. Rontgen dan CT Scan. Alhamdulillah kondisi paru-paru baik, tensi dan saturasi baik. Diminta isolasi mandiri juga sama dokter," kata Ade dalam keterangan tertulisnya.
Dia juga mengakui, empat hari yang lalu dia menjalani tes usap (swab) dan dinyatakan negatif. Namun, setiap sore dia selalu merasakan demam tapi tanpa disertai naiknya suhu tubuh.
"Jadi saya minta swab lagi dan hasilnya positif. Harus saya beritahu. Khawatir saya lupa siapa saja orang yang terakhir ketemu dengan saya," kata dia.
Untuk mengetahui dari mana Ade terpapar virus, dia meminta Dinkes Kabupaten Bogor melakukan tracing kegiatan bupati dalam tiga hari ke belakang. "Iya soalnya empat hari lalu masih negatif," kata Ade.