Dokter Reisa Beri Tips Aman Nongkrong Bareng Teman selama Pandemi Covid-19

"Maka berdasarkan imbauan WHO, CDC, dan Kemenkes minimal jarak yang aman untuk menghindari percikan tersebut adalah satu meter," ucap Reisa.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Dokter Reisa Beri Tips Aman Nongkrong Bareng Teman selama Pandemi Covid-19
Dokter Reisa. ©2020 Merdeka.com/Youtube Trans7 Official

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro membeberkan tips pertemuan yang aman selama masa pandemi Covid-19. Menurut dia, jaga jarak dalam suatu pertemuan menjadi hal yang cukup efektif untuk mencegah penularan Covid-19.

"Jarak yang disarankan aman adalah 1 sampai 2 meter, kenapa? Karena jarak tersebut dianggap mampu menghindari droplet orang lain," kata Dokter Reisa dalam keterangannya di sebuah video, Rabu (22/7).

Saat pen-jarakkan fisik, kata Reisa masyarakat dilarang untuk melakukan kontak fisik. Termasuk berjabat tangan, tos maupun berbisik. Hal ini karena virus Corona ditularkan melalui percikan air (droplet) yang berasal dari hidung maupun mulut.

"Maka berdasarkan imbauan WHO, CDC, dan Kemenkes minimal jarak yang aman untuk menghindari percikan tersebut adalah satu meter," ucap Reisa.

Reisa menjelaskan bahwa orang yang telah terinfeksi virus Corona bisa saja terlihat sehat. Namun, ia masih bisa menularkan virus melalui dropletnya.

"Oleh karena itu physical distancing perlu untuk mencegah orang yang terinfeksi melakukan kontak dengan orang yang sehat dan menularkan virus SARS-Cov2 penyebab Covid-19," ucap Reisa.

Reisa juga mengungkapkan bahwa pen-jarakkan fisik dapat dilakukan dengan membatasi diri untuk keluar rumah. Memprioritaskan untuk keluar rumah pada hal-hal yang penting, misalnya untuk berbelanja kebutuhan pokok.

Selain juga bisa dengan menyapa orang lain dengan lambaian tangan atau namaste, hormat, dan salam sehat.

"Atau salam kebudayaan lainnya yang tak bersentuhan langsung," papar dia.

Pertemuan juga kata Reisa bisa memanfaatkan teknologi sehingga bisa menghindari pertemuan fisik semaksimal mungkin. Selain, masyarakat juga diimbau untuk menghindari keramaian.

"Tetap perhatikan jarak aman saat nongkrong bersama teman, dan tetap gunakan masker," tuntut Reisa.

Saat berada di dalam rumah makan atau restoran, Reisa juga tetap meminta masyarakat untuk memperhatikan jarak aman. Dan melepas masker hanya saat makan dan minum saja.

"Parktikan juga saat antre atau duduk menunggu di tempat umum," imbaunya.

Terakhir, dia meminta masyarakat untuk mematuhi prosedur pencegahan tersebut dan mempraktikannya secara disiplin.

"Dan kita bisa punya kebiasaan baru yang aman dari Covid-19," kata Resia.

Reporter: Yopi Makdori

Rekomendasi