Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berduka cita atas kepergian mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo. Dia mengaku kaget saat pertama kali mendengar kabar duka itu. Selama ini dia mengenal pamannya itu sebagai sosok yang sangat disiplin berolahraga.
"Pak Edhie terkenal sangat baik kehidupannya, sangat sehat, disiplin berolahraga, juga rajin makan teratur. Tapi ternyata memang ini kehendak Yang Maha Kuasa," kata AHY di rumah duka, Puri Cikeas Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/6) malam. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (14/6).
"Kami sekeluarga besar kaget ketika mendengar kabar duka ini. Tidak menyangka," sambung AHY.
Advertisement
AHY menceritakan, Pramono Edhie menjadi sosok panutan ketika dirinya meniti karir di TNI Angkatan Darat. Ia menilai, almarhum sebagai pemimpin yang tangguh namun tetap bersahabat dengan anak buah.
"Terus terang beliau menjadi salah satu idola saya ketika saya meniti karir di Angkatan Darat. Tentu Pak Pramono Edhie perwira yang tangguh," tuturnya.
Sebelumnya, Pramono Edhie Wibowo sempat menjalani perawatan selama tiga jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Jawa Barat. Setelah tiga jam mendapat perawatan medis, Pramono Edhie mengalami anfal hingga akhirnya meninggal dunia pukul 19.42 WIB, diduga akibat serangan jantung.