Ferdian Paleka 'Disiksa' di Tahanan Polrestabes Bandung

Sesekali ia mendapat kontak fisik yang membuatnya terlihat meringis. Tak sedikit pula tahanan yang mengamati. Terdengar pula beberapa tahanan lain meneriaki Ferdian dan kawan-kawannya dengan menyindir konten mengenai bantuan berisi sampah dan batu kepada transgender.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ferdian Paleka 'Disiksa' di Tahanan Polrestabes Bandung
Youtuber Ferdian Paleka ditangkap polisi. ©2020 Merdeka.com

Ferdian Paleka, M. Aidil Fitrisyah dan Tubagus Fahddinar diduga mendapat bullying alias perundungan dari para tersangka lain di sel tahanan Satreskrim Polrestabes Bandung. Peristiwa itu terekam dalam video yang tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut, tampak Ferdian berkepala plontos dan nyaris dalam kondisi telanjang dada. Ia diduga mengikuti perintah untuk melakukan beberapa aktivitas dari tahanan lain, seperti masuk ke dalam tong sampah, push up, mengucapkan kalimat bernada hinaan.

Sesekali ia mendapat kontak fisik yang membuatnya terlihat meringis. Tak sedikit pula tahanan yang mengamati. Terdengar pula beberapa tahanan lain meneriaki Ferdian dan kawan-kawannya dengan menyindir konten mengenai bantuan berisi sampah dan batu kepada transgender.

Video tersebut tersebar di berbagai kanal media sosial dan mendapat beragam reaksi dari warganet. Ada yang bereuforia, namun tak sedikit yang menyatakan simpati kepada Ferdian karena apa yang terjadi di dalam video tidak mencerminkan penanganan hukum yang ideal.

Kapolres Benarkan Video

Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya membenarkan peristiwa yang terjadi di dalam video tersebut.

Dari keterangan yang ia terima, hal itu terjadi sebagai ekspresi ketidaksukaan tahanan lain kepada Ferdian cs yang sudah membuat prank video berisi sampah.

"Video viral di dalam tahanan memang benar, itu terjadi karena tahanan tidak suka terhadap kelompok ini karena memberikan bantuan berisi sampah, mereka tidak suka, sehingga tahanan ini melakkan pembully-an kepada Ferdian cs," kata dia di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Sabtu (9/5).

Ponsel Selundupan

Disinggung mengenai ponsel yang digunakan untuk merekam video tersebut, Ulung menjelaskan bahwa ponsel tersebut merupakan milik tahanan yang didapatkan dari hasil selundupan modus pengiriman makanan. Saat ini, ia memastikan ponsel tersebut sudah diamankan.

"Rekaman itu didapat dari handphone tahanan yang membuli Ferdia cs. Pada saat pandemi ini di Polrestabes tidak menerima kunjungan kecuali (pengiriman) makanan. Mungkin (ponsel) diselipkan pada saat ada pemberian makanan kepada tahanan," jelas dia.

"HP sudah diamanakan, kita juga sudah melakukan pemeriksaan kepada penjaga sampai ke tingkat atasnya. Untuk mempertanggungjawabkan kejadian ini," ia melanjutkan.

Selain menyita ponsel hingga pemeriksaan kepada petugas penjaga sel, pihaknya mengaku langsung melakukan langkah strategis dengan tidak menerima kiriman makanan dari pihak keluarga. Ini sebagai antisipasi terjadi selundupan kembali.

Kondisi Ferdian Cs

Ulung menyebut sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Feridan cs. Saat ini, mereka dalam kondisi sehat. Untuk menghindari kejadian terulang, Ferdian cs akan dipisahkan dengan tahanan lain meskipun dalam satu blok.

"Kita sementara melakukan pemisahan dulu menunggu situasi aman dulu. Tapi, masih di blok yang sama," pungkasnya.

Rekomendasi