Suka Ngamuk, Istri Sopir Taksi Online yang Tewas di Ruko Dikirim ke RSJ

Tidak hanya itu, kata dia, saat diperiksa keterangan yang diberikan mencla-mencle dan terkesan berhalusinasi.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Suka Ngamuk, Istri Sopir Taksi Online yang Tewas di Ruko Dikirim ke RSJ
Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Perilaku MH (28), istri sopir taksi online yang ditemukan tewas di ruko sewaan di Madiun, terpaksa diungsikan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ngawi oleh polisi. Sebab, ia diketahui sering mengamuk ketika dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.

"MH kami bawa ke RSJ. Kemarin kami bawa," kata Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, Kamis (15/8) kepada Merdeka.com.

Dia menjelaskan, MH memang mempunyai riwayat gangguan jiwa. Selain itu ia juga menjadi pasien di RSJ di Ngawi dan menjadi pasien dokter spesialis kejiwaan, dr Karjimin.

"Kami komunikasikan dengan dokter yang merawatnya. Akhirnya kami putuskan untuk dibawa ke RSJ. Selain itu kerap mengamuk ketika kami periksa," urainya.

Tidak hanya itu, kata dia, saat diperiksa keterangan yang diberikan mencla-mencle dan terkesan berhalusinasi.

Dikonfirmasi mengenai tersangka dalam kasus ini, ia menyatakan hingga kini belum ada. Bahkan, sang istri yang baru ditemukan juga masih berstatus sebagai saksi.

"MH sementara belum kami tetapkan sebagai tersangka," tegasnya.

Namun, jika nanti hasilnya MH memang bersalah, kasus tetapkan dilanjutkan. "Dari kepolisian tetap dilanjutkan. Nanti kalau ada rekomendasi dari dokter jiwa yang berhak menentukan (kasus lanjut atau tidak) tetap kejaksaan," urai mantan Kasat Reskrim Polres Madiun Kota ini.

Diberitakan sebelumnya, Seorang pria bernama Darwin Susanto (35), ditemukan tewas di ruko yang disewanya, Minggu (11/8) malam. Saat ditemukan, wajah pria yang berprofesi sebagai driver online tersebut penuh dengan luka.

Insiden itu terjadi tepatnya di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Jenazah Darwin ditemukan di dalam kamar dengan kondisi yang menyedihkan.

Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono membenarkan adanya temuan jenazah tersebut. Ia menduga, Darwin merupakan korban pembunuhan.

Rekomendasi