OTT Terkait Impor Bawang, KPK Sebut Satu Orang Masih Hadiri Acara di Bali

OTT Terkait Impor Bawang, KPK Sebut Satu Orang Masih Hadiri Acara di Bali. Menurut Alexander, dari 11 orang yang terkena OTT sudah 10 yang diamankan. Sementara satu orang belum diamankan lantaran sedang berada di Bali.

Rita
Oleh Rita - Reporter
OTT Terkait Impor Bawang, KPK Sebut Satu Orang Masih Hadiri Acara di Bali
Alexander Marwata. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 11 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT). Operasi penindakan dilakukan usai terjadi transaksi suap terkait impor bawang putih.

Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi, Alexander Marwata mengatakan, dari 11 orang anggota DPR yang diamankan itu, ada yang berasal dari komisi VI.

"Ada Komisi VI," kata Alexander di Gedung Lemhanas, Jakarta Pusat, Kamis (8/8).

Alexander tidak membeberkan inisial dan fraksi mana dari komisi VI yang terjaring OTT. "Detailnya belum. Malam ini akan dirilis ya," ucapnya

Menurut Alexander, dari 11 orang yang terkena OTT sudah 10 yang diamankan. Sementara satu orang belum diamankan lantaran sedang berada di Bali.

"Detail saya gak tahu, tetapi diperkirakan sedang di Bali. Di Bali itu sedang Kongres atau acara lain saya enggak tahu," ucapnya.

Terkait keberadaan satu orang terkena OTT di Bali, Alexander tidak tahu alasan keberadaan satu orang dari itu di Bali, apakah mengikuti kongres PDIP atau tidak.

"Enggak tahu ke Bali dalam rangka apa. Kan bisa saja dari Golkar ke Bali piknik. Yang jelas di Bali ada kongres PDIP, apakah ada kaitannya, enggak disebutkan," tandasnya

Sebelumnya diberitakan, KPK menyebut OTT itu terkait rencana impor bawang putih.

"KPK sebelumnya menerima informasi akan terjadi transaksi terkait dengan rencana impor bawang putih ke Indonesia," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi.

Agus mengatakan, mereka yang terjaring operasi senyap diduga melakukan tindak pidana suap melalui sarana perbankan. "Tim KPK mengamankan bukti transfer sekitar Rp 2 miliar," kata Agus.

Mereka yang diamankan di antaranya dari unsur swasta pengusaha importir, sopir dan orang kepercayaan anggota DPR-RI, dan pihak lain.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi