Rekaman CCTV Gelap, Polisi Masih Usut Pelempar Molotov di Rumah Ketua DPRD Magelang

Polda Jateng mengaku kesulitan mengungkap pelaku pelemparan bom molotov di dua lokasi di Kantor Unit Laka Lantas, dan rumah dinas ketua DPRD Malang. Dari hasil penelusuran, rekaman CCTV terlihat cahaya terlalu gelap.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Rekaman CCTV Gelap, Polisi Masih Usut Pelempar Molotov di Rumah Ketua DPRD Magelang
CCTV. shutterstock

Polda Jateng mengaku kesulitan mengungkap pelaku pelemparan bom molotov di dua lokasi di Kantor Unit Laka Lantas, dan rumah dinas ketua DPRD Magelang. Dari hasil penelusuran, rekaman CCTV terlihat cahaya terlalu gelap.

"Kita sudah cek rekaman CCTV di sejumlah lokasi, memang ada pergerakan pelaku tapi ketika dilihat gambarnya gelap. Jadi belum bisa memberikan petunjuk pelaku atas terjadinya bom molotov di dua lokasi," kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel usai Tasyakuran dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73 di RSUP Dr Kariadi Semarang, Senin (8/7).

Dia menjelaskan untuk dua kejadian bom molotov dilokasi berbeda itu diduga dilakukan oleh pelaku yang sama. Yang jelas, polisi sedang menggali peristiwa tersebut.

"Dugaannya dilakukan pelaku yang sama. Itu terlihat dari barang bukti yang kita amankan di TKP pecahan botol kaca," jelasnya.

Menurut dia, tim reskrim masih melakukan penyelidikan terus untuk mengungkap dan motif apa yang dilakukan pelaku.

"Sejauh ini masih investigasi, untuk bisa ungkap motifnya," ujarnya.

Peristiwa teror bom molotov secara beruntun terjadi di dua lokasi berbeda. Pertama, pelaku menyasar Kantor Unit Lakalantas Polres Magelang Kota Jalan Ikhlas Kota Magelang Jawa Tengah pada Rabu 3 Juli pukul 22.08 WIB.

Tak berselang lama, teror serupa menyasar Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 55, Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Dua petugas jaga rumah mengetahui teror terjadi sekira pukul 22.25 WIB.

Rekomendasi