Jokowi ke Ani Yudhoyono: Flamboyan Telah Pergi, Namun Tetap Hidup di Hati

"Saya mengajak seluruh rakyat indonesia untuk mendoakan almarhumah, semoga almarhumah diterima dan diberikan tempat disisi Allah SWT, dan semoga khusnul khotimah. Seusai amal ibadah, perjuangan dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara."

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Jokowi ke Ani Yudhoyono: Flamboyan Telah Pergi, Namun Tetap Hidup di Hati
Jenazah Ani Yudhoyono menuju TMP Kalibata. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh wanita Indonesia terbaik, ibu negara yang penuh kasih sayang, pejuang kemanusiaan yang tulus, ibu dari sebuah keluarga panutan. Namun tetap hidup di hati.

"Kita bangsa indonesia kehilangan salah seorang tokoh wanita Indonesia terbaik, seorang Ibu Negara yang penuh kasih sayang, pejuang kemanusiaan yang tulus, ibu dari sebuah keluarga panutan, yang senantiasa memberi inspirasi dan teladan, sebagai seorang ibu, seorang istri dan Ibu Negara," kata Jokowi dalam sambutannya saat pemakaman Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (2/6).

"Kita sama-sama mengetahui almarhumah yang dilahirkan di Yogyakarta pada 6 Juli 1952, sepanjang hayatnya diabadikan bangsa dan negara. Almarhumah adalah istri yang sangat setia dalam suka dan duka. Melewati hari-hari yang tidak mudah mendampingi presiden keenam RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan bangsa negara yang kita cintai," sambung Jokowi.

Jokowi menilai sepanjang hidupnya, Ani Yudhoyono mendedikasikan nilai-nilai kemanusiaan. "Almarhumah aktif dalam memberantas buta huruf, mengembangkan kerajinan nasional, memberdayakan kesejahteraan kaum perempuan dan anak-anak. almarhumah aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan pelestarian budaya dan rasa kepedulian dan masyarakat di daerah bencana dan konflik, dan berbatasan. Atas jasa dan pengabdian yang besar, bangsa dan negara pemerintah dan RI pada tahun 2011 menganugerahkan bintang mahaputra adiprana kepada Almarhumah."

"Saya mengajak seluruh rakyat indonesia untuk mendoakan almarhumah, semoga almarhumah diterima dan diberikan tempat disisi Allah SWT, dan semoga husnul khotimah. Seusai amal ibadah, perjuangan dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara."

Tidak lupa Jokowi juga menguatkan keluarga besar Susilo Bambang Yudhoyono agar tabah dan ikhlas.

"Kepada keluarga Almarhumah yang ditinggalkan, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono beserta keluarga semoga Allah SWT senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran. Serta menerima dengan ikhlas dan tawakal. Akhirnya, dengan memohon ridha Allah SWT marilah kita lepas kepergian ibu hj Kristiani Yudhoyono menghadap Allah SWT dengan tenang dengan diiringi doa, semoga Allah SWT berkenan menerima amal ibadah Almarhumah dan mengampuni segala khilaf dan segala khilaf beliau. "

"Flamboyan telah pergi namun kita akan tetap hidup dihati kita semuanya. Rakyat indonesia yang mencintainya. Terima Kasih," ucap Jokowi menutup sambutannya.

Rekomendasi