Kunjungi Ambon, Iriana Ajak Perempuan Tes IVA & Kurangi Sampah Plastik

Iriana dalam dialognya menyatakan bahwa metode tes IVA efektif untuk mendeteksi secara dini kanker serviks.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Kunjungi Ambon, Iriana Ajak Perempuan Tes IVA & Kurangi Sampah Plastik
Iriana Jokowi di Puskesmas Tambora. ©2016 Merdeka.com/Titin Supriatin

Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengajak kaum perempuan tes Inspeksi Visual Asetat (IVA) atau Papsmear. Penyuluhan itu disampaikan Iriana ketika mengunjungi Kota Ambon.

Selain tes IVA, Iriana juga mengajak kaum perempuan di Ambon untuk mengurangi sampah plastik bersama Organisasi Aksi Solidaritas (Oase) Kabinet Kerja di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu.

Penyuluhan tes IVA diikuti 500 perempuan di Kota Ambon yang terdiri atas petugas kebersihan, pedagang di pasar tradisional, Persatuan Istri Tentara (Persit), Bhayangkari (Perkumpulan istri-istri polisi) dan aparatur sipil negara Kota Ambon.

Iriana dalam dialognya menyatakan bahwa metode tes IVA efektif untuk mendeteksi secara dini kanker serviks.

"Apakah ibu-ibu sudah pernah melakukan pemeriksaan dini untuk cegah kanker?. Ayo setelah ini lakukan tes untuk mendeteksi kanker mulut rahim," katanya.

Iriana juga mengajukan sejumlah pertanyaan kepada kaum perempuan terkait dengan cara memilah sampah plastik, singkatan Iva Test dan manfaatnya.

Pertanyaan Ibu Negara itu dijawab dua petugas kebersihan Kota Ambon yang kemudian menerima hadiah berupa botol air minum (thumbler) dan kantong plastik.

Setelah penyuluhan dilanjutkan dengan peninjauan proses tes IVA yang dilakukan petugas Dinas Kesehatan Ambon dan Dinas Keluarga Berencana Kota Ambon.

Ibu Negara juga berkesempatan melakukan penanaman anakan pohon khas Maluku, yakni pohon gayang dan namu-namu di pelataran tribun Lapangan Merdeka.

Sebelum kehadiran Ibu Negara di lokasi penyuluhan, Oase Kabinet Kerja melakukan sosialisasi pengurangan sampah plastik dan manfaat mangrove.

Sosialisasi disampaikan istri Menteri ESDM Ignasius Jonan, Ratnawati Jonan, dan manfaat mangrove oleh istri Menkopolhukan Wiranto, Rugaiya Usman.

Setidaknya ada tiga hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah plastik, yakni mengganti kantong plastik belanja dengan tas daur ulang yang lebih awet dipakai karena kantong plastik hanya bisa dipakai sekali dan selanjutnya dibuang.

Selain itu, botol air minum kemasan plastik diganti dengan botol air minum yang bisa dipakai berkali-kali, serta mengurangi penggunaan sedotan plastik karena dampaknya juga cukup berbahaya. Seperti diberitakan Antara.

Rekomendasi