Said Aqil: Imam Masjid, Khatib, KUA Harus Dari NU, Kalau Tidak Salah Semua

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, turut hadir dalam acara hari jadi Muslimat NU ke 73 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Dia menuturkan, baik NU secara keseluruhan maupun Muslimat mempunyai peran di tengah-tengah masyarakat.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Said Aqil: Imam Masjid, Khatib, KUA Harus Dari NU, Kalau Tidak Salah Semua
PBNU dan Bulog luncurkan Rumah Pangan Santri. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, turut hadir dalam acara hari jadi Muslimat NU ke 73 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Dia menuturkan, baik NU secara keseluruhan maupun Muslimat mempunyai peran di tengah-tengah masyarakat.

Dengan gaya khasnya yang selalu mengundang tawa, dia menegaskan, salah satunya yang dipegang adalah di bidang agama. Menurutnya, jika tak dipegang NU, menjadi tidak pas.

"Peran agama, harus kita pegang. Misalnya, Imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, Kantor Urusan Agama, harus dari NU. Kalau dipegang selain NU, salah semua," ucap Said Aqil di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (27/1).

Dia juga menuturkan, saat ini juga harus banyak peran yang dimainkan oleh NU. Baik itu di bidang ekonomi, budaya, sampai masalah kesehatan. Termasuk soal akhlak.

"Agar apa? Agar kita berperan di tengah-tengah masyarakat," jelas Said Aqil.

Dia mencontohkan, karena selama ini sebenarnya Muslimat diisi oleh tokoh-tokoh ternama. Dan harus muncul lebih banyak lagi untuk masyarakat.

"Membentuk organisasi, umat (harus) yang keren, yang berperan, dan umat yang berkualitas. Muslimat keren tidak? Hebat tidak? Berperan?" tukasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi