Putri almarhum Taufiq Kiemas, Puan Maharani, menceritakan bagaimana ayahnya mampu menebak nasib seseorang. Bukan hanya dia, tetapi sosok seperti Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah juga pernah ditebak masa depannya.
"Jauh sebelum Pak Tito jadi Kapolri, kalau enggak salah itu Kapten, bayangkan sekarang bintang empat. Dulu bertemu pak Taufik itu Kapten di rumah sakit karena bapak saya lagi sakit. Waktu ketemu bapak saya, bapak saya cerita ke saya, saya enggak ketemu dengan Pak Tito. Tadi Puan ada Kapten Tito Karnavian. Terus pa? Saya bilang gitu. Pasti nanti sewaktu-waktu jadi Kapolri. Bener enggak Pak Tito?," kata Puan yang membuat Tito tersenyum lebar dan mengangguk-anggukan kepalanya dalam acara mengenang lima tahun wafat Taufiq Kiemas, di Gedung Rajawali Nusantara Indonesia, Jakarta, Kamis (5/7).
Dia pun sempat meragukan hal itu. Karena pangkat Kapten hingga menjadi Kapolri dengan pangkat jenderal bintang empat membutuhkan waktu yang lama.
"Waktu langsung Pak Tito jadi Kapolri, saya langsung ingat bapak saya pernah mengatakan bapak jadi Kapolri. Dan Pak Tito mengiyakan. Betul kan Pak," ungkap Puan.
Bukan hanya Tito, sosok Ahmad Basarah juga dianggap dan dikenal Puan sebagai pengganti almarhum di MPR RI.
"Kemudian Pak Baskara (panggilan akrab Basarah) waktu bapak saya Ketua MPR, sudah pernah disampaikan waktu itu 'Bas kamu meneruskan itu di sini untuk mengawal sosialisasi empat pilar, namun rezekinya panjang, sempat enggak jadi, tapi akhirnya jadi juga. Karena mungkin sudah disebutkan bapak saya," kata Puan.
Selain itu, dia yang kini menjadi Menko PMK, menteri koordinator termuda dan wanita pertama, menurutnya sudah pernah juga diramalkan oleh ayahandanya.
"Jadi ini mungkin karena doa bapak saya, yang selalu mengatakan sewaktu-waktu kamu pasti akan menjadi pemimpin. Enggak tahu jadi apa. Waktu itu saya (bilang) enggak mau ah capek, tapi perjalanan waktu memang membuat saya, kalau bapak saya menyebutnya destiny (takdir) sudah ada di situ. Hanya waktu kapan kamu ada disitu," tukasnya.
Dia pun meminta silaturahmi seperti ini dijaga. Dirinya kembali mengingatkan pesan ayahandanya.
"Silahturahmi ini harus pernah kita jaga, bukan hanya diingatkan sebagai Puan Maharani, tapi saya masih ingin diingat bahwa Putri Pak Taufiq Kiemas yang pernah dulu-dulu dekat dengan saya perlu masih dijaga sampai tujuannya bisa terlaksana," ujarnya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com