Politikus PDIP sebut Menag gagal paham keluarkan rekomendasi 200 mubalig

Maruarar menilai langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkul para ulama dari berbagai organisasi justru dicederai lewat kebijakan Menteri Lukman tersebut.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Politikus PDIP sebut Menag gagal paham keluarkan rekomendasi 200 mubalig
Maruarar dalam acara Simposium Nasional. ©2017 Merdeka.com

Politikus PDIP Maruarar Sirait menilai Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin telah gagal paham dengan merilis 200 nama mubalig yang direkomendasikan untuk masyarakat. Maruarar menilai langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkul para ulama dari berbagai organisasi justru dicederai lewat kebijakan Menteri Lukman tersebut.

"Menurut saya Menag gagal paham, dia bekerja untuk siapa, dan gagal memahami apa yang (sudah) dilakukan oleh Pak Jokowi," kata Maruarar dalam Rilis Survei Indo Barometer di Hotel Atlet Senayan, Jakarta, Selasa (22/5).

Maka dari itu, pria yang akrab disapa Ara ini berharap agar kementerian lain tak mengikuti langkah Kementerian Agama yang menurutnya tak satu visi dengan presiden.

"Seharusnya (menteri) memahamilah visi misi presiden dalam nawacita. Jadi dikurangi lah seperti yang di Kemenag ini," tegasnya.

Daftar 200 nama mubalig merupakan rilis awal yang dihimpun dari masukan tokoh agama, ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan jumlah daftar ini tentu akan terus bertambah seiring masukan dari berbagai pihak.

"Nama yang masuk memang harus memenuhi tiga kriteria itu. Namun, para mubalig yang belum masuk dalam daftar ini, bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut," ujar Menteri Lukman.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi