Ketakutan usai diancam begal pakai cutter, Rendi tinggalkan motor di jalan

Ketakutan usai diancam begal pakai cutter, Rendi tinggalkan motor di jalan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WITA. Rendi bermaksud jalan dari kantor tempatnya bekerja sebuah usaha waralaba di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, menuju ke gerai waralaba serupa di Sambutan.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Ketakutan usai diancam begal pakai cutter, Rendi tinggalkan motor di jalan
Pelaku begal di Samarinda. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Dua pemuda warga Samarinda, Muhammad Yusril (27) dan Azwar (24), diringkus polisi dini hari tadi. Gara-garanya, keduanya membegal Rendi, pemuda warga Sambutan, saat melintas di kawasan Jalan Pelita II, Sambutan, Minggu (20/5) malam kemarin. Pisau cutter jadi barang bukti.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WITA. Rendi bermaksud jalan dari kantor tempatnya bekerja sebuah usaha waralaba di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, menuju ke gerai waralaba serupa di Sambutan.

Di tengah perjalanan, Rendi merasa diikuti oleh motor lain yang terlihat ditumpangi berboncengan. Tidak lama, kedua orang tak dikenal itu langsung menyergap Rendi saat melintas di Jalan Pelita II. Dia yang ketakutan, langsung meninggalkan motor Honda Beat yang dia tunggangi.

"Jadi begitu korban dicegat di jalan, salah satu pelaku berusaha menangkap tangan korban, sambil terlihat seperti hendak mengeluarkan senjata tajam dari balik baju," ujar Purwanto.

"Korban sempat berontak, menepis. Karena ketakutan, korban ini langsung melarikan diri, meninggalkan motornya," tambah Purwanto.

Seketika usai dibegal, korban lantas melapor ke Polsek Samarinda Kota. Usai menerima laporan, polisi bergegas melakukan penyelidikan. Tidak perlu menunggu lama, kedua pelaku yang masih berkeliaran di kawasan yang sama, langsung dibekuk kepolisian dini hari tadi.

"Kita amankan kedua pelaku, Yusril dan Azwar. Kita geledah, kita temukan pisau cutter di balik baju. Kita duga, pisau cutter itu yang hendak digunakan untuk mengancam korban," sebut Purwanto.

Yusril dan Azwar, kedua pria pengangguran itu digelandang ke Mapolsek Samarinda Kota di Jalan Bhayangkara. Keduanya tidak bisa mengelak lagi, diduga hendak merampok korban Rendi.

"Kedua pelaku kita tahan. Kita lagi lidik, kemungkinan keduanya ini beraksi di tempat lain ya. Karena ya itu tadi, ditemukan pisau cutter yang diduga kuat untuk mengancam korbannya," pungkasnya.

Rekomendasi