Pada sesi keempat debat terbuka Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) yang digelar di Hotel Clarion Makassar, Rabu (28/3), empat calon wakil gubernur disilakan saling bertanya dengan kandidat lain masing-masing selama satu menit. Pasangan calon gubernur Agus Arifin Nu'mang, Tanribali Lamo bertanya kepada calon wakil Nurdin Halid, Aziz Qahhar Mudzakkar.
Tanribali Lamo menggunakan kesempatan tersebut untuk menanyakan sikap ideal wakil gubernur jika nantinya terjadi perbedaan pendapat dan sikap dengan gubernur dalam masa pemerintahan jika terpilih kelak.
Menanggapi hal tersebut, Aziz Qahhar Mudzakkar menekankan pentingnya sebuah komitmen bersama untuk saling mengerti posisi dan porsi masing-masing. Bagaimana gubernur dan wakil gubernur mampu menempatkan diri pada fungsi dan tugasnya sesuai aturan yang telah ditetapkan.
"Memang ini perlu komitmen dan kejujuran bersama. Kemampuan untuk menempatkan diri. Wagub bukan gubernur jadi harus tahu diri. Dan sebaliknya gubernur harus sadar jika dapat terpilih dengan kontribusi suara wagub yang cukup signifikan. Begitu Pak Nurdin?" canda Aziz sembari berbalik ke NH.
Lebih jauh, menurut senator 3 periode tersebut, dirinya dipertemukan dengan NH karena satu hal yaitu bukan siapa yang mendapat apa akan tetapi satu pertanyaan yaitu rakyat akan mendapatkan apa. NH-Aziz juga dipertemukan denan ideologi da visi misi untuk membangun dan mengabdi di kampung halaman.
"Cuma tidak mungkin ada dua gubernur. Bagi kami, yang penting, jika kami memimpin, rakyat dapat apa," tegasnya.
Tanribali kemudian menimpali jika tugas seorang wakil gubernur telah dijamin dalam undang-undang nomor 23 tahun 2016 di mana tugas yang paling penting adalah memberikan saran dan masukan secara optimal kepada gubernur. Saran dan pendapat tersebut yang diminta gubernur dari wakilnya. Bukan karena pemilu dan adanya kontribusi suara
"Itu normatif. Semua itu jika gubernur masih bisa komunikasi dengan baik. Banyak kasus hal ini tidak bisa terjadi. Norma ini cuma sampai di laci saja. Ketika hal ini terjadi bagaimana gubernur membuka diri untuk kebersamaan," tutup Aziz.