Jelang pensiun, Waseso serahkan rekomendasi calon Kepala BNN ke Jokowi

Selanjutnya, kata Waseso, seorang Kepala BNN haruslah yang mengetahui peta jaringan peredaran narkotika baik di dalam maupun luar negeri. "Kalau normal-normal saja ngga bisa. Kita menghadapi manusia-manusia yang punya karakter luar biasa dan perasaannya juga melebihi binatang," lanjutnya.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Jelang pensiun, Waseso serahkan rekomendasi calon Kepala BNN ke Jokowi
Kepala BNN Budi Waseso rilis kasus narkoba. ©2017 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Tidak lama lagi, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso akan purna tugas dari institusi Polri. Ia mengaku sudah menyerahkan kriteria seorang Kepala BNN yang ideal.

Rekomendasi yang ia serahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), meliputi seorang Kepala BNN harus berintegritas tinggi, profesional, komitmen dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

"Dia punya mental yang baik. Profesional karena dia harus tahu masalah narkotik. Jadi kalau orang zero dari narkotik, nggak mungkin bisa bekerja di sini," kata Waseso usai meresmikan Gedung Pusat Laboratorium Narkotika di Lido, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (22/2).

Selanjutnya, kata Waseso, seorang Kepala BNN haruslah yang mengetahui peta jaringan peredaran narkotika baik di dalam maupun luar negeri. "Kalau normal-normal saja ngga bisa. Kita menghadapi manusia-manusia yang punya karakter luar biasa dan perasaannya juga melebihi binatang," lanjutnya.

Di samping itu, Waseso juga berpesan kepada siapapun calon penggantinya agar tetap menjaga hubungan baik kepada sejumlah stakeholder, seperti TNI, Polri, Bea Cukai, dan Pusat Pelaporan dan Analysis Keuangan (PPATK).

"Kalau tanpa mereka mana mungkin kita bisa mengungkap semua itu," ujar Waseso seperti diberitakan Liputan6.com.

Karena itu, dia berharap penggantinya kelak memiliki integritas yang baik dan profesional.

"Kalau tidak punya integritas, saya yakin tidak akan bisa bekerja dengan baik pula. Ini satu jaringan. Luar biasa ini," tegasnya.

Ia pun, meminta kepada awak media agar bertanya langsung kepada Jokowi ihwal penggantinya. "Tanya atuh sama Presiden," singkatnya.

Rekomendasi