Polisi periksa rekan korban pencurian mobil Honda Brio di Kemang

Kata Argo, kepolisian hingga kini masih mencari bukti-bukti atas peristiwa itu seperti CCTV. Bahkan, polisi pun akan memeriksa rekan-rekan Deva untuk mengungkap kasus tersebut.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi periksa rekan korban pencurian mobil Honda Brio di Kemang
pencurian . ©2012 Merdeka.com/shutterstock

Enam orang pelaku pencurian yang mengadang mobil Honda Brio milik Deva Angga Prasetya hingga kini masih diburu pihak kepolisian. Saat itu Deva melintasi di kawasan Kemang Utara, Jakarta Selatan, pada Minggu (18/2) dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, hingga kini kepolisian belum menemukan titik terang atas kejadian itu.

"Masih penyelidikan. Karena ada barang bukti mobil dan handphone yang hilang," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/2).

Kata Argo, kepolisian hingga kini masih mencari bukti-bukti atas peristiwa itu seperti CCTV. Bahkan, polisi pun akan memeriksa rekan-rekan Deva untuk mengungkap kasus tersebut.

"Teknik penyelidikan tidak akan saya sampaikan. Kemungkinan semua kita lakukan. Semua masih dalam proses penyelidikan, mulai dari teman dekat, teman dia bekerja (akan diperiksa)," kata Argo.

Sebelumnya, Polisi masih memburu enam orang bermobil yang mengadang Honda Brio milik Deva Angga Prasetya saat melintasi kawasan Kemang Utara pada Minggu (18/2) dini hari. Sebelum diturunkan dari mobilnya, pelaku sempat memukul Deva.

"Awalnya pelaku yang sudah membuntuti kemudian mengadang mobil korban, setelah itu dua pelaku langsung turun mengambil alih mobil korban dan diminta keluar. Setelah itu dipukuli serta diminta barang-barang miliknya yaitu handphone, dompet berisi uang cash Rp 950.000, kartu atm Bank BCA. Isinya diambil pelaku Rp 350.000 dan kartu kredit," kata Argo, Senin (19/2).

Menurut keterangan korban, dirinya terpaksa turun usai diancam oleh salah seorang pelaku yang mengaku dari kepolisian.

"Ada satu orang yang keluar pertama kali dari mobil mengaku sebagai anggota kepolisian dengan menunjukkan lencana polisi serta satu orang lagi membawa senjata api sejenis revolver warna hitam," ujarnya.

Usai melakukan kejahatannya, para pelaku membawa korban dan menurunkannya di depan Samsat Jakarta Timur.

"Pelakunya berjumlah enam orang laki-laki, berumur sekitar 40 tahunan, menggunakan mobil merek Avanza atau Xenia warna abu-abu. Kita masih mencarinya," jelas dia.

Rekomendasi