Dalam sepekan terakhir terjadi kecelakaan pembangunan proyek infrastruktur. Teranyar, kecelakaan pada proyek infrastruktur Underpass perimeter selatan Bandara Soekarno-Hatta yang pembangunannya baru selesai dan menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan kecelakaan proyek infrastruktur itu terjadi lantaran perencanaannya yang tidak matang. Faktor kedua karena waktu pengerjaan yang terburu-buru sehingga mengabaikan kualitas dan unsur keselamatan.
"Itu salah satu karena infrastruktur itu tidak direncanakan dengan maksimal," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2).
Muzani mencontohkan, tol Becakayu yang belum beroperasi penuh padahal telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Menurut dia, proyek infrastruktur itu telah sempurna jika telah diresmikan oleh kepala negara.
"Jadi peresmian oleh Presiden, Presiden itu adalah institusi tertinggi. Kalau satu proyek yang sudah diresmikan oleh Presiden itu harusnya tingkat kesempurnaannya sudah sempurna," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, under pas perimeter selatan menuju Bandara Soetta dari Kota Tangerang tak dapat dilintasi. Hal ini akibat material longsor menutup hampir seluruh badan jalan di salah satu lajur perimeter.