Menhan minta TNI AU tiru India & Singapura untuk merawat Hercules

Menhan minta TNI AU tiru India & Singapura untuk merawat Hercules. Pihaknya setuju TNI AU melakukan penambahan pesawat angkut Hercules. Tapi penambahan Hercules itu menurutnya tak perlu banyak dan yang penting ada.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Menhan minta TNI AU tiru India & Singapura untuk merawat Hercules
Hercules bawa bantuan untuk Rohingya. ©2017 Merdeka.com/Penerangan Lanud Abdulrachman Saleh

TNI AU akan menambah jumlah alutsista. Termasuk di antaranya menggantikan pesawat angkut Hercules dengan tipe yang lebih muda.

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan pihaknya setuju TNI AU melakukan penambahan pesawat angkut Hercules. Tapi penambahan Hercules itu menurutnya tak perlu banyak dan yang penting ada.

"Saya setuju, enggak usah banyak-banyak juga, yang penting ada," kata Ryamizard di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (22/1).

Hal itu juga menurutnya berkaca dari dua negara yaitu Singapura dan India. Yang dianggap masih mempunyai Hercules yang lama, tapi bisa melakukan perawatan dan masih layak digunakan.

"Kita liat India, Singapura Herculesnya lama-lama juga, kita saja kurang pemeliharaan," ujarnya.

Selain itu menurutnya, Hercules milik Indonesia meskipun kurang adanya pemeliharaan dan usia dari Hercules sudah terbilang cukup tua, tapi masih enak dan nyaman untuk digunakan pergi jauh jika melihat dari segi mesin yang berbeda jauh dengan mesin pesawat jet.

"Pada sama, ada hal-hal barulah, kenyamanan, yang penting keamanan, yang lama saja aman kok, udah berapa tahun tuh? 50 tahun, enak saja dipakai, karena saya suka pakai itu tuh, mesinnya ada 4, mati satu ada 3 lagi, mati 2 tinggal dua, kalau jet itu mati langsung nyungsep," jelasnya.

Meskipun dirinya setuju jika TNI AU akan melakukan penambahan Hercules, hal itu juga akan dia bicarakan kembali dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Dikit aja, saya bicara dulu dengan Panglima, kita hitung-hitung dulu dengan dana, kita ini kan tentara rakyat, rakyat pikirkan baru kita, jangan pikirkan diri sendiri baru rakyat," tandasnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI AU masih perlu ditambah. Mulai dari tambahan 12 radar baru hingga penambahan pesawat angkut Hercules.

"Kami merencanakan pesawat Hercules gantikan dengan tipe Hercules sama namun tipe akan kami tingkatkan menjadi tipe J termasuk pesawat angkut ringan dan helikopter," kata Hadi usai acara serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/1).

Rekomendasi