Dua hari pencarian, sebelas korban speedboat yang tenggelam akibat diterjang ombak di perairan Tanjung Sare, Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan. Dengan demikian, operasi pencarian korban dalam musibah itu resmi ditutup.
Kepala Basarnas Palembang melalui Humas Rio Taufan mengungkapkan, korban terakhir ditemukan warga mengapung beberapa kilometer dari TKP, Jumat (5/1) pukul 08.00 Wib. Lalu, warga menyerahkannya ke Polsek Sungsang dan dikirim ke posko DVI Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
"Ya, seluruh korban total sebelas orang, ditemukan semuanya dalam keadaan meninggal," ungkap Rio, Jumat (5/1).
Menurut dia, seluruh tim gabungan dari polisi, Basarnas, TNI AL, Dinas Perhubungan, dan PMI, sudah kembali ke instansi masing-masing. Operasi SAR musibah kecelakaan speedboat 'Awet Muda' resmi ditutup.
"Secara resmi ditutup oleh Kepala Basarnas Palembang dan selanjutnya untuk identifikasi para korban," pungkasnya.
Sebelumnya, speedboat 'Awet Muda' tenggelam usai diterjang ombak besar yang mengakibatkan dua penumpang tewas dan sebelas lainnya hilang di perairan Tanjung Seri Bagan 13, Banyuasin, Rabu (3/1) malam. Kencangnya ombak membuat haluan patah dan kapal tenggelam.
Speedboat tersebut membawa 55 penumpang yang semuanya pedagang keliling di perairan Sungai Musi dan berencana kembali ke Palembang. Dua korban tewas di lokasi dan sebelas lainnya hilang.