Ada sosialisasi, satu sekuriti di bandara Bali malah kena OTT pungli

Informasi yang didapat, pelaku dengan sengaja membiarkan para koordinator guide, khususnya guide wisatawan Tiongkok untuk membawa secara langsung para wisatawan masuk ke dalam area keberangkatan international. Tanpa melakukan proses check in maupun pemeriksaan terhadap barang–barang bawaan wisatawan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ada sosialisasi, satu sekuriti di bandara Bali malah kena OTT pungli
Ilustrasi Suap. ©2015 Merdeka.com

Saber Pungli Dit Intelkam Polda Bali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang petugas keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai, berinisial Wd (26). Dia tertangkap tangan karena melakukan tindak pidana pungutan liar (pungli).Selain Wd, petugas juga mengamankan pihak pemberi uang yang diketahui bernama Muhamad Ji (34). Ironisnya, aksi ini terjadi di saat pihak otoritas Bandara Ngurah Rai melakukan sosialisasi tentang diharamkannya petugas di lingkungan bandara melakukan pungli.Informasi yang didapat, pelaku dengan sengaja membiarkan para koordinator guide, khususnya guide wisatawan Tiongkok untuk membawa secara langsung para wisatawan masuk ke dalam area keberangkatan international. Tanpa melakukan proses check in maupun pemeriksaan terhadap barang–barang bawaan wisatawan.Setelah keluar dari dalam areal keberangkatan international para kordinator guide tersebut kemudian memberikan sejumlah uang kepada petugas security yang berjaga. Saat itu pelaku menerima hanya Rp 55.000,."Saat dilakukan penggeledahan pada saku celana pelaku ditemukan barang bukti uang sebesar Rp 55.000. Hasil temuan tersebut kemudian diklarifikasi kepada koordinator guide yang bersangkutan mengakui telah memberikan beberapa lembar uang tersebut kepada pelaku," kata seorang petugas di Bandara Ngurah Rai, Rabu (17/5).Dari interogasi awal, pungli yang dilakukan oleh pelaku sudah berlangsung sejak lama dan koordinator guide wisatawan Tiongkok selalu memberikan sejumlah uang dengan nominal yang bervariasi. Tujuannya, agar para koordinator guide dapat secara bebas masuk ke area keberangkatan internasional Bandara Ngurah Rai tanpa adanya proses pemeriksaan serta tanpa mempergunakan pas Bandara.Pelaku dikabarkan pernah menerima Surat Peringatan (SP 1) saat melaksanakan tugas dengan membawa handphone karena tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pihak PT Angkasa Pura. "Saat ini anggota Reskrimsus sedang melakukan lidik dan sidik terhadap kasus ini," ujarnya.Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja hingga malam ini belum bisa dimintai keterangan terkait tangkapan tim saber Pungli Polda Bali, tersebut.

Rekomendasi