Polisi amankan satu orang terkait penusukan 2 anggota Paspampres

Polisi amankan satu orang terkait penusukan 2 anggota Paspampres. Pelaku penusukan diduga lebih dari satu orang. Guna mengendus jejak pelaku, sejumlah saksi terus diperiksa.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi amankan satu orang terkait penusukan 2 anggota Paspampres
Ilustrasi Pembunuhan. ©2016 Merdeka.com

Polisi mengamankan satu orang terkait penusukan dua anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Saat ini, pria itu masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Pusat."Baru diamankan satu orang, statusnya saksi" ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/4).Suyudi mengatakan, yang diamankan adalah warga sipil. "Pagi kita amankan," katanya.Dia menduga, pelaku penusukan lebih dari satu orang. Guna mengendus jejak pelaku, sejumlah saksi terus diperiksa."Baru 10 saksi (yang diperiksa). (Motifnya) Diduga karena ada miskomunikasi, intinya miskomunikasi, dan enggak ada hubungannya dengan institusi, murni cekcok pribadi, nanti kita dalami, takut salah. Ini masih mau saya cek lagi, masih didalami oleh tim," jelas dia.Sebelumnya, dua orang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kini harus menjalani perawatan medis. Sebab, dua orang itu mendapatkan luka tusuk setelah mendapatkan perbuatan tak menyenangkan dari tiga orang pria tak dikenal, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/4) malam,Prajurit Satu Pasaribu mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dan kiri. Sedangkan Prajurit Dua Fatah Kudus mengalami pendarahan di bagian mulut dan luka tusuk di bagian punggung sebanyak lima tusukan.Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto membenarkan, kejadian tersebut hingga dilarikan ke Rumah Sakit."Iya benar. Sekarang (keduanya) masih ditangani di rumah sakit," kata dia saat dihubungi, Selasa (25/4).

Rekomendasi