Polres Tangerang pastikan 2 kakak Sultan tak terlibat penyerangan

Sultan memiliki dua kakak yang diketahui sebagai anggota Polri dan bertugas di Tangerang.

Mitra Ramadhan
Oleh Mitra Ramadhan - Reporter
Polres Tangerang pastikan 2 kakak Sultan tak terlibat penyerangan
Lokasi Pospol Cikokol yang diserang. ©2016 Merdeka.com

Publik digegerkan dengan aksi Sultan Azianzah, pelaku penyerangan Pospol Tangerang pada Kamis (20/10). Sultan memiliki dua kakak yang diketahui sebagai anggota Polri. Dua kakak Sultan Azianzah diyakini tak terlibat dalam motif penyerangan tiga orang anggota polisi di Pospol Kota Tangerang."Sejauh ini, tidak ada (dugaan keterlibatan), karena sudah dari 2010 pelaku tidak tinggal dengan kakaknya. Dia sudah tinggal di tempat lain. Dari pemeriksaan-pemeriksaan, juga tidak ditemukan hal yang terkait dengan aksi pelaku," kata Wakapolres Metro Tangerang Ajun Kombes Pol Erwin Kurniawan, Senin (24/10).Seperti diketahui, Sultan Azianzah pelaku penyerangan pospol itu memiliki dua orang kakak yang masing-masing bertugas di Tangerang. Korban dari penyerangan itu tiga polisi yang salah satunya adalah Kapolsek Tangerang Kompol Effendi. Kini Effendi masih dirawat di RS Siloam karena mengalami luka tusuk paling parah, yakni di bagian dada dekat paru-paru.Terkait dengan temuan peluru pada Sultan, Erwin mengatakan, memang peluru tersebut milik kedua kakak Sultan. "Karena memang dicuri. Kini kedua kakaknya sudah bekerja lagi, sudah bertugas lagi," terangnya.Dijelaskannya, pada tahun 2015, kedua kakak Sultan sempat menjemput adiknya di Ciamis. Belakangan baru diketahui, Sultan diduga tergabung dalam kelompok radikal.

Rekomendasi