Presiden panggil Hakim Agung Gayus Lumbuun ke Istana Negara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Hakim Agung Gayus Lumbuun ke Istana Negara, Selasa (11/10). Kedatangan Gayus untuk membahas paket kebijakan reformasi hukum di Tanah Air. Reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Presiden panggil Hakim Agung Gayus Lumbuun ke Istana Negara
Hakim Gayus Lumbuun. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Hakim Agung Gayus Lumbuun ke Istana Negara, Selasa (11/10). Kedatangan Gayus untuk membahas paket kebijakan reformasi hukum di Tanah Air."Saya kira iya, terkait itu (paket reformasi hukum). Tetapi saya belum tahu materinya," kata Gayus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (11/10). Gayus menuturkan, reformasi hukum sangat penting untuk diperhatikan yakni Nawa Cita keempat terkait menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya."Saya pikir Nawa Cita keempat sudah jelas dan tegas itu. Poinnya menyebutkan, memang harus melakukan pembaruan di bidang hukum. Presiden concern sekali di butir keempat itu," jelasnya.Dia menambahkan, aspek peradilan merupakan poin penting untuk direformasi secara hukum. "Bagi saya, aspek peradilannya yang bisa terjadi berbagai hal yang bisa menghambat sekali kepercayaan publik terhadap hukum dan keadilan," tegasnya.

Rekomendasi