China jatuhkan hukuman mati untuk mantan ketua partai yang korupsi

China jatuhkan hukuman mati untuk mantan ketua partai yang korupsi. Bai Enpei (71) menyalahgunakan kewenangannya termasuk saat menjabat ketua partai berkuasa di Provinsi Yunnan sejak 2011 dan sebelumnya menjadi jajaran pejabat utama di Provinsi Qinghai, wilayah barat China.

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
China jatuhkan hukuman mati untuk mantan ketua partai yang korupsi
Tentara China. ©REUTERS/Kim Kyung-Hoon

China menjatuhi hukuman mati dengan masa penangguhan dua tahun terhadap mantan Ketua Partai Komunis Provinsi Yunnan, wilayah barat laut China, terkait kasus suap.Dia merupakan pejabat terakhir yang termasuk bagian dari operasi pembersihan korupsi yang dilancarkan Presiden Xi Jin-ping.Bai Enpei (71) menyalahgunakan kewenangannya termasuk saat menjabat ketua partai berkuasa di Provinsi Yunnan sejak 2011 dan sebelumnya menjadi jajaran pejabat utama di Provinsi Qinghai, wilayah barat China.Dia secara ilegal menumpuk dana lebih dari 247 juta yuan (37 juta dolar AS) dalam bentuk aset, demikian kata pihak pengadilan."Nilai suap yang diterima Bai Enpei sangat besar, detail perilaku kejahatannya sangat serius, dan berdampak sosial, terutama karena sangat merugikan," demikian pernyataan pengadilan menengah Kota Anyang di Provinsi Henan, dalam mikroblog resminya.Bai diadili pada Juni, namun pernyataan pengadilan hanya memberikan sedikit keterangan atas kasus tersebut. Dia tidak berhasil dimintai tanggapannya.Pengadilan di bawah kendali Partai Komunis dan tidak boleh menentang tuduhan partai tersebut, khususnya yang berkaitan dengan kasus korupsi. Hukuman mati bisa menjadi setara hukuman seumur hidup jika yang bersangkutan menyesali perbuatannya dan mengaku serta menyerahkan hasil korupsi.Pemerintah China sedang dalam pembasmian korupsi yang dilancarkan oleh Presiden Xi sejak dia berkuasa empat tahun yang lalu.Hal itu memberikan peringatan atas persoalan serius yang dapat mengancam kelangsungan partai berkuasa tersebut.Puluhan pejabat senior ditahan dalam kampanye pemberantasan korupsi, termasuk mantan Kepala Keamanan Nasional Zhou Yongkang.

Rekomendasi