Presiden Joko Widodo telah resmi melantik Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jumat (9/9).Budi Gunawan yang kini menyandang pangkat jenderal membantah bahwa pengangkatan dirinya dikarenakan memiliki kedekatan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri."Semua dekat, yang dekat dengan Bu Mega bukan hanya saya," kata Budi Gunawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/9).Dia pun mengaku tidak ada pesan khusus dari Megawati Soekarnoputri untuk jabatan barunya ini. "Enggak ada," katanya.Mantan Kalemdikpol ini juga berharap dengan ditunjuk dirinya menjadi Kepala BIN jangan dikait-kaitkan dengan adanya muatan politis maupun ada barter politik. Diketahui, Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyebut Budi Gunawan menjadi Kepala BIN sebagai barter agar PDI Perjuangan mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI 2017."Ya mohon jangan dipolitisasi. Saya rasa presiden selalu mempunyai pertimbangan yang matang (mengangkatnya menjadi Kepala BIN)" ujarnya.
Budi Gunawan: Yang dekat dengan Bu Mega bukan hanya saya
Budi Gunawan membantah pengangkatan dirinya sebagai KaBin dikarenakan kedekatannya dengan Megawati Soekarnoputri.
Advertisement
Rekomendasi