Polisi klaim gunakan peluru karet bebaskan sandera Pondok Indah

"Kita tidak sampai menggunakan kekerasan hanya menggunakan peringatan secara verbal," ujar Martinus.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Polisi klaim gunakan peluru karet bebaskan sandera Pondok Indah
Pelaku perampokan rumah di Pondok Indah. ©2016 Merdeka.com/juven

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul, mengklaim polisi menggunakan peluru karet saat menyerbu pelaku penyanderaan di rumah Pondok Indah. Dia menegaskan bahwa tujuan polisi ialah hanya untuk melumpuhkan pelaku."Kita tidak sampai menggunakan kekerasan hanya menggunakan peringatan secara verbal lalu melakukan penggerebekan dengan peluru karet," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Jakarta, Sabtu (3/9).Dalam operasi pembebasan ini, lanjutnya, polisi telah mengamankan CCTV sebagai barang bukti. "Kita akan dalami apakah ini komplotan atau apakah hanya dua orang," imbuhnya.Martinus menambahkan motif pelaku diduga pencurian dengan kekerasan. Pelaku dan korban tidak saling mengenal satu sama lain."Tidak ada baku tembak saat penggerebakan. Situasi seakan-akan saling kenal," ucapnya.

Rekomendasi