Satpol PP' Arab Saudi kejar-kejar PKL di sekitar Masjid Nabawi

Kalau ketangkap, dagangannya bisa disita dan dimasukkan ke dalam mobil bak terbuka.

Anwar Khumaini
Oleh Anwar Khumaini - Reporter
Satpol PP' Arab Saudi kejar-kejar PKL di sekitar Masjid Nabawi
Petugas Satpol PP di Arab. ©2016 Merdeka.com/ anwar

Pedagang Kaki Lima (PKL) ternyata tak cuma menjamur di Indonesia. Di negara-negara lain, termasuk Arab Saudi, PKL menjamur di banyak lokasi, khususnya di tempat-tempat yang sering dikunjungi jemaah haji dan umrah.Seperti di sekitar Masjid Nabawi, Madinah, ratusan PKL tiap pagi dan petang banyak berjualan di emperan-emperan pinggir jalan. Mereka menjual beraneka macam pernak pernik khas Arab Saudi. Selain pakaian, minuman, makanan, banyak juga yang menjual mainan anak-anak.Tapi namanya juga jualan tidak resmi, para PKL ini harus kucing-kucingan dengan petugas keamanan Arab Saudi. Kalau ketangkap, dagangannya bisa disita dan dimasukkan ke dalam mobil bak terbuka untuk dibawa ke kantor tempat penyitaan barang-barang dagangan PKL tersebut.Belum lama ini, saat merdeka.com sedang berada di sekitar Masjid Nabawi, tampak petugas keamanan Arab Saudi, semacam Satpol PP kalau di Indonesia, merazia para PKL yang tidak resmi tersebut. Para pedagang yang rata-rata perempuan berkulit hitam tampak berlari-lari membawa dagangannya. Ada juga yang tidak sempat membawa dagangannya lantaran keburu disita oleh pasukan pasukan pengangkut yang berseragam hijau-hijau.Sama juga dengan di Indonesia, ada saja yang melawan dan mengata-ngatai petugas keamanan yang merazia dagangannya. Dengan bahasa Arab berintonasi tinggi, ibu-ibu pedagang beradu mulut dengan pasukan hijau yang mengangkut dagangannya itu.Tak cuma di siang hari, di malam hari pun pihak keamanan Arab Saudi juga menggelar razia, seperti yang terjadi tadi malam, Jumat (19/8). Mereka naik motor, dan bawa pentungan keliling hotel-hotel di sekitar Masjid Nabawi, yang biasanya dipakai oleh PKL menggelar dagangannya di emperan hotel. Sambil ngamuk-ngamuk, ibu-ibu yang dirazia itu pun berlalu dan mengata-ngatai petugas keamanan.Tapi di sini tidak ada yang sampai nangis-nangis lantaran barang dagangannya disita.

Rekomendasi