Korban lift anjlok di RS Fatmawati alami retak tulang betis

Pihak rumah sakit juga membebaskan seluruh biaya pengobatan para korban.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Korban lift anjlok di RS Fatmawati alami retak tulang betis
Lift di RS fatmawati jatuh. ©2016 Merdeka.com

Sebuah lift pengunjung dari lantai III ke lantai I di Gedung Rawat Inap Teratai RS Fatmawati anjlok. Setidaknya terdapat 11 orang di dalam lift saat peristiwa nahas itu terjadi.

Direktur Utama RS Fatmwati dr. Andi Wahyuningsing Attas menjelaskan 5 dari 11 korban langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat.

"Dari lima orang tersebut dua orang mengalami lecet. Satu orang keseleo pada kaki. Satu orang cedera kepala ringan dan satu orang retak tulang betis," ujar Andi saat konferensi pers di RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (20/6).

Sedangkan, lanjut Andi, enam orang lainnya dalam kondisi stabil. "Semalam dari lima orang tersebut menjalani pengobatan dan perawatan. Empat orang sudah pulang tadi malam. Dan satu orang dirawat yang retak tulang betis untuk observasi. Hari ini bisa pulang. Jadi artinya pasien bisa pulang semua," jelasnya.

Pihak rumah sakit, tambah Andi, juga membebaskan seluruh biaya pengobatan para korban.

"Semua biaya pengobatan dan perawatan insiden ini adalah tanggung jawab RS Fatmawati," tuturnya.

Andi juga mengatakan jika seluruh pihak keluarga korban sudah menerima musibah tersebut dengan legowo dan tidak menunutut apapun.

"Seluruh keluarga menerima bahwa ini adalah musibah kejadian di RS dan bisa mengerti," tandasnya.

Rekomendasi