Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, mengaku terkejut dengan peristiwa penusukan menewaskan seorang anggota TNI AD, Pratu Galang. Ulah berandalan bermotor saat ini, kata dia, sudah semakin nekat."Ini luar biasa. Ini seorang anggota Kopassus saja digitukan, gimana kita," kata Deddy Mizwar, usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam menghadapi Arus Mudik Lebaran 2016, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (9/6).Pratu Galang menjadi korban aksi kejahatan jalanan di Kota Bandung, pada Minggu (5/6) dini hari lalu. Pratu Galang meninggal usai ditusuk gerombolan bermotor. Dia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Dustira Cimahi, tetapi nyawanya tak tertolong.Deddy meyakini, polisi bisa mengungkap kasus penusukan itu. "Ini makanan hari-hari polisi," ujar Deddy.Deddy melanjutkan, ulah berandalan bermotor sampai berani nekat menghabisi orang lain biasanya tak lepas dari pengaruh minuman keras dan narkoba. Dia berharap Perda miras bisa diperketat supaya peredarannya semakin terawasi."Sekarang bagaimana Perda miras harus diperketat. Saya kira persoalannya miras. Miras ini ibu dari segala maksiat. Sumber kejahatan yakni kehilangan kesadaran diri," ucap Deddy.
Anggota TNI tewas ditusuk di Bandung, Deddy Mizwar merasa ngeri
Deddy meyakini kasus itu bisa diungkap polisi.
Rekomendasi