Satu ajaran aliran sesat kembali lagi muncul, yakni aliran Amanah Keagungan Ilahi (AKI) di Depok. Pengikutnya mayoritas adalah wanita, salah satu ajarannya ialah harus melakukan ritual hubungan badan dengan pemimpinnya. Selain itu tidak diwajibkan untuk salat dan puasa dan jemaah wanita dianjurkan merokok.
Ajaran ini menambah daftar aliran sesat yang ada di Indonesia, karena beberapa waktu lalu Depok juga sempat dihebohkan dengan adanya aliran Ahmadiyah dan Gafatar.
Kini warga Cilodong, Depok merasa resah dengan kehadiran AKI. Warga juga meminta pemerintah setempat agar segera menuntaskan masalah ini sehingga tidak berlarut-larut.
AKI ini ramai di RT 002 RW 003, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok. Aliran AKI dipimpin Dedi alias Edi merupakan warga Tirtajaya, Sukmajaya hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Kabar itu dibenarkan oleh Ketua RT setempat, Dayat. Dia mengatakan informasi aliran sesat itu sudah ada sejak setahun.
"Ini terungkap karena ada mantan anggotanya sekarang sudah keluar. Nah dari situ warga mulai resah terhadap gerak-gerik para jemaahnya," beber Dayat.
Selain anggotanya tidak wajib salat dan puasa, ucapan syahadat pun diselewengkan. Dalam aliran ini, guru (pemimpin) dianggap sebagai Tuhan. Bahkan untuk jemaah wanita diminta berpenampilan seksi dan merokok.
Di lingkungan sekitar sudah ada dua wanita masuk ke aliran itu. Sedangkan dari lingkungan lain ada lima orang lagi.
"Setiap malam Kamis menggelar pengajian zikir di musala. Untuk wanita muda dianjurkan berzikir di dalam kamar dalam keadaan minim penerangan," ungkapnya.
Rumah yang dijadikan markas aliran yang meresahkan warga Cilodong
Lurah Jatimulya, Pairin menanggapi hal tersebut dan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan anggota Babinkamtibmas dan babinsa wilayah setempat, untuk melakukan pemantauan terhadap aliran AKI.
Pihaknya juga mengantisipasi agar warga tidak main hakim sendiri dan meminta untuk menyerahkan masalah ini ke pihak kepolisian.
"Warga resah setelah tahu apa yang diajarkan kelompok ini sesat. Selain itu para korbannya menjadi pengikut sering bertingkah laku aneh, seperti sudah terhipnotis," beber Dayat.
Advertisement
Salah satu mantan anggota AKI yakni Rohim merupakan suami Epi. Rohim dan Epi sama-sama menjadi anggota aliran utu. Namun di tengah-tengah perjalanan, Rohim merasa ada yang janggal dari ajaran dipimpin oleh Dedi.
"Kalau di sini ya pengikutnya hanya tiga orang saja. Yang lainnya dari warga luar," kata Rohim.
Dari pengakuan Rohim pada Dayat, Epi juga sering jalan bersama Dedi. Namun Rohim tidak pernah tahu detil ke mana mereka pergi. "Ke arah Serab dari laporan Rohim ke saya. Katanya mereka (Dedi dan Epi) penyatuan sinar. Dilakukan di rumah Dedi," ceritanya.
Masih berdasarkan pengakuan Rohim pada dirinya, setelah ikut ajaran Amanat Keagungan Ilahi, Epi menjadi berubah secara penampilan. Epi melepas hijabnya dan merokok.
"Ya perubahan penampilannya. Tadinya berjilbab jadi lepas. Pakaian seksi dan merokok," beber Dayat.
Advertisement
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Depok, Agus Rahmat, menegaskan keberadaan AKI menambah daftar panjang aliran sesat di Depok. Dia meminta Pemerintah Kota Depok segera turun tangan agar masalah itu segera tuntas.
Dia berharap Pemerintah Kota Depok sigap dan cepat menyikapi kasus seperti ini.
"FPI akan selalu mengawasi dan tentu saja menjaga agar masyarakat tidak terpengaruh. Namun akan lebih baik jika Pemkot Depok sigap menanggapi kasus kasus keagamaan seperti ini," tegas Agus.
Agus mengaku pihaknya sudah memeriksa langsung keberadaan tempat diduga lokasi kegiatan aliran sesat AKI di Kampung Sawah. Pemantauan juga sudah dilakukan.
"Aparat keamanan juga sudah menangani sehingga kami hanya terfokus untuk bisa mendekati tokoh agama. Tujuannya agar tokoh agama itu semakin menggencarkan dakwah," ujarnya.
FPI DPC Cilodong akan diminta secara rutin berdakwah. Tujuannya supaya aliran sesat itu dapat ditangkal.
"Ini dasarnya kepada pondasi agama yang kuat dan iman kepada Allah SWT" tandasnya.