Para korban guncangan (turbulence) pesawat Etihad Airways EY 474 rute Abu Dhabi-Jakarta, yang merupakan jamaah umrah dibawa ke tiga rumah sakit berbeda. Ketiga rumah sakit itu adalah Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, RS Sitana Tangerang, dan RS Ciputra.
Dari diagnosa sementara, beberapa penumpang mengalami luka serius di badan bagian belakang."Banyak kena patah tulang belakang, dada sesak, terus di bagian kepala ada memar. Kebanyakan jamaah di kursi belakang yang kena," kata Edi Suryono, seorang dokter di Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta.
Data sementara didapat pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta, ada 18 penumpang dirawat sementara di sana. Para penumpang merupakan jamaah umrah berasal dari berbagai rombongan di pesawat sama."Kalau yang lumayan parah ada tiga jamaah, kena di tulang belakangnya," ujar Edi.
Edi sudah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit buat merujuk para jamaah korban turbulensi pesawat. Rencananya, mereka akan dirujuk ke Rumah Sakit Sitanala yang jaraknya tidak terlampau jauh dari Bandara Soekarno-Hatta.
Advertisement