Pekerja seks komersial (PSK) kelas apartemen mewah di Bandung turut dijaring dalam praktik prostitusi online. Para PSK yang rata-rata berusia 18-25 tahun ini masih diamankan kepolisian.Pengakuan mereka, terjerumus ke praktik gelap ini karena ajakan teman yang berprofesi serupa."Saya memang menawarkan diri enggak pernah ada paksaan, sehingga saya ditawarkan muncikari," kata salah satu PSK berinisial MA di Mapolsek Arcamanik, Bandung, Kamis (3/3).Saat muncikari S dan AR yang sudah memiliki calon pria hidung belang, dirinya kemudian bersedia melayani nafsu syahwat di apartemen yang ada di Jalan Soekarno Hatta Bandung ini. Sekali kencan singkat MA memasang tarif Rp 1 juta. Tentu hasil tersebut berbagi dengan si muncikari.Dirinya sudah tiga bulan masuk dalam dunia gelap prostitusi. Tidak ada penyesalan yang dialami perempuan muda ini. "Saya sudah tiga bulan begini," ungkapnya.Serupa dengan MA, R (21) ini mengatakan masuk ke dunia prostitusi karena keinginannya. Mojang asal Garut itu jauh-jauh ke Bandung hanya untuk memenuhi syahwat pria hidung belang."Enggak maksa (muncikari). Ini memang saya yang mau. Tarif saya Rp 700 ribu," tuturnya sembari menutupi wajah.Para PSK ini menurut Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol berstatus sebagai saksi. Adapun dua tersangka sudah diamankan kepolisian.
MA dan R memilih jadi PSK murni dari hati, tak ada paksaan
Tidak ada penyesalan yang dialami perempuan muda ini.
Advertisement
Rekomendasi