Arief Sirajuddin klaim 10 tahun memimpin Makassar lebih maju

"Kalau ada kepala daerah kerjanya hanya duduk-duduk saja, lihat saja, kotanya seperti apa, tidak maju," tegasnya.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Arief Sirajuddin klaim 10 tahun memimpin Makassar lebih maju
Ilham Arief Sirajuddin. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Ilham Arief Sirajuddin, terdakwa kasus dugaan korupsi kerja sama kelola dan transfer untuk instalasi PDAM Kota Makassar 2006-2012 mengatakan selama memimpin Makassar sudah bertanggung jawab mencari investor untuk membangun daerahnya. Itu sebabnya, seorang kepala daerah tidak melulu duduk di balik meja."Tanggung jawab pemimpin daerah, wajib hukumnya mencari investor membangun daerahnya. Kalau ada kepala daerah kerjanya hanya duduk-duduk saja, lihat saja, kotanya seperti apa, tidak maju," kata Arief, di sela persidangan di Pengadilan Tipikor dengan agenda pemeriksaan terdakwa, Kamis (11/2).Lebih lanjut, pria yang sudah dua periode memimpin ibu kota provinsi Sulawesi Selatan ini membanggakan hasil kerjanya. Menurutnya, di bawah kepemimpinannya, Makassar bisa maju."Lihat saya sepuluh tahun memimpin Makassar seperti apa?" ujarnya.Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Ilham Arief Sirajuddin bersama Direktur Utama PT Traya Tirta, Hengki Widjadja sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait kerja sama kelola dan transfer untuk instalasi PDAM Kota Makassar pada 7 Mei 2014.Keduanya diduga melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Rekomendasi