Saksi sebut dana proyek instalasi PDAM mengalir ke klub PSM Makassar

Uang itu berasal dari PT Traya milik Hengky Wijaya.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Saksi sebut dana proyek instalasi PDAM mengalir ke klub PSM Makassar
ilham arief sirajuddin. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Mantan asisten keuangan klub sepak bola PSM Makassar yang juga mantan Kepala Cabang Pembantu Bank Mega Suhardi Hamid membeberkan terdapat aliran dana dari PT Traya milik Hengky Wijaya untuk proyek kerja sama kelola dan transfer untuk instalasi PDAM Kota Makassar 2006-2012 yang digagas oleh mantan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mengalir ke operasional PSM Makassar.Suhardi mengakui bahwa rekeningnya dipakai untuk menampung uang dari PT Traya yaitu Hengky Wijaya atas inisiatif dari Ilham."Saya dimintai nomor rekening oleh pak ketua, karena saya sudah berutang banyak tidak bisa lagi meminta utangan. Uang yang masuk digunakan bayar utang saya, operasional PSM dan mengalir ke ketua. Terus pemakaiannya diinstruksikan oleh ketua," ucapnya ketika menjadi saksi dalam sidang mantan walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta, Senin (1/2).Suhardi mengakui tidak tahu uang yang ditransfer melalui rekening bersumber dari mana dan untuk apa."Saya tidak tahu uang tersebut dari mana tapi setelah saya diperiksa KPK baru tahu kalau memang itu uang dari PT Traya," tambahnya.Suhardi juga menjelaskan, Walikota Makassar pada saat itu Ilham Arief Sirajudin juga menjabat menjadi ketua pelaksana PSM."Jadi uang tersebut yang sering dikirimkan itu sebagian masuk ke operasional PSM dan itu uang bapak (Ilham)," tambahnya.Suhardi juga menjelaskan terdapat Rp 4 Miliar dana yang dikirim melalui rekeningnya dari PT Traya atas nama Hengky Wijaya. Menurutnya uang Rp 4 Miliar tersebut tidak hanya dialirkan ke operasional PSM saja."Uang tersebut bukan saja ke operasional PSM aja, uangnya juga saya pinjam untuk kepentingan pribadi saya dan diberikan kepada pak Ilham," bebernya.Tidak puas dengan penjelasan Suhardi, Majelis Hakim Tito Suhud bertanya kepada Suhardi soal nominal yang didapat oleh mantan wali kota Makassar tersebut. "Apakah tau uang yang diberikan kepada terdakwa (Ilham) dari Hengky melalui rekening anda?" tanya Tito."Saya lupa," jawab dia dengan nada pelan.Tidak puas dengan jawabannya, Tito bertanya kembali mantan kepada Kepala Cabang Pembantu Bank Mega tersebut apakah dirinya membuat pembukaan dalam keuangan PSM Makassar tersebut. "Apakah di PSM Makassar ada pembukuan keuangan?" tanya Tito kembali."Enggak ada," tandasnya.Dalam dakwaan dijelaskan mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengalirkan dana ke sejumlah rekening untuk menadah uang dari PT Traya untuk proyek kerja sama kelola dan transfer instalasi PDAM Kota Makassar 2006-2012. Salah satunya yaitu ke rekening Suhardi Hamid yang waktu itu menjabat menjadi Kepala Cabang Pembantu Bank Mega Panakukkang Makassar.

Rekomendasi