Gus Ipul minta pembuat terompet bersampul Alquran ditindak tegas

Polisi juga terus menggelar razia untuk mengantisipasi peredaran terompet berbahan kertas kitab suci umat muslim itu.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Gus Ipul minta pembuat terompet bersampul Alquran ditindak tegas
Terompet bertulisan Arab. ©2015 Merdeka.com

Terompet tahun baru berbahan sampul tulisan arab yang juga beredar di beberapa daerah di Jawa Timur, membuat geram muslim. Bahkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, yang juga salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ikut geregetan. Sepupu Ketum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Gus Ipul ini meminta aparat penegak hukum menindak tegas para pembuat terompet kontroversial tersebut. Dia juga meminta razia terus digelar untuk mengantisipasi peredaran terompet berbahan kertas kitab suci umat muslim tersebut. "Ini harus diusut dan pembuatnya harus diberi tindakan tegas. Selain meresahkan umat, pembuatan terompet ini juga tindakan yang membahayakan. Karena menyangkut keyakinan umat beragama. Dan itu menyakitkan umat Islam," tegas Gus Ipul di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (30/12). Senada, Ketua PWNU Jawa Timur, KH Mutawakil Alallah juga meminta aparat keamanan mengusut tuntas peredaran terompet dari sampul Alquran tersebut. Sebab, hal ini bisa memicu konflik horizontal. "Saya khawatir, ada pihak-pihak yang memanfaatkan isu agama, dan ini akan mengganggu stabilitas keamanan jelang tahun baru," ucap Kiai Mutawakil kepada wartawan. "Aparat keamanan harus bisa mengusut kasus ini. Termasuk mencari tahu bukti fisiknya, apakah benar-benar Alquran atau hanya tulisan arab saja. Huruf arab belum tentu Alquran. ‎Dan jika sudah tahu, dalami motif di balik peredaran terompet ini apa? Kenapa membuatnya?" tambahnya.Pengasuh Ponpes Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo ini juga ingin tahu, apakah pembuatan terompet itu disengaja atau tidak. "Jika memang disengaja, itu bisa dikatakan penistaan agama. Saya khawatir ada pihak ketiga yang memperkeruh stabilitas kemanan kita. Untuk itu, saya juga minta masyarakat tidak terpancing dengan isu ini, dan bisa bersikap dewasa menyelesaikan masalah ini," tandasnya. Seperti diketahui, peredaran terompet tahun baru berbahaan sampul Alquraan ini, awalnya diketahui beredar luas di Jawa Tengah. Kemudian merambah ke sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Blitar dan Bangkalan.

Rekomendasi