Petugas Kepolisian Resor (Polres) Banyumas Jawa Tengah menemukan terompet yang bahan dasarnya dibuat dari kertas monochrome bertulisan arab. Barang bukti tersebut didapat dari seorang perajin terompet berinisial K (45) di wilayah Kelurahan Berkoh Purwokerto Selatan, Selasa (29/12)."Kami mendapatkan informasi ini dari masyarakat. Setelah melakukan penyisiran ke beberapa tempat penjualan terompet, kami dapat informasi alamat tempat pembuatan terompet tersebut," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Banyumas, Ajun Komisaris Polisi Andi Kadesma di Markas Polres Banyumas.Dia mengemukakan, dari temuan petugas di tempat pembuatan terompet tersebut ditemukan barang bukti sebanyak 181 terompet berukuran pendek dan panjang."Totalnya ada 181 terompet yang terdiri dari 175 terompet panjang 60 centimeter dan 6 terompet berukuran 40 centimeter," ujarnya.Saat penggeledahan dilakukan, terompet tersebut belum sempat didistribusikan kepada masyarakat luas. Meski ada yang sudah disalurkan ke pedagang, terompet tersebut berhasil disita dari pedagang. Masih menurut Andi, pembuat terompet mengaku gulungan kertas monochrome tersebut dikirim dari daerah Bekasi Jawa Barat. "Menurut keterangan pembuatnya dari Bekasi, dan bahannya itu juga ada sejak setahun yang lalu. Tetapi belum dibuat," jelasnya. Lebih jauh, ia mengemukakan tulisan arab tersebut hingga saat ini belum bisa dipastikan tulisan Al Quran atau bukan. "Kami belum bisa bilang Quran, yang jelas ini ada tulisan arab. Dari contohnya, bisa dilihat bolak-balik, tembus belakang," ucapnya.Andi menyatakan masih akan mendalami kasus ini untuk melihat kemungkinan unsur tindak pidana atau tidak.
"Kita akan tetap laksanakan operasi serupa sebagai upaya preventif, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Saat ini, terompet dan kertas satu gulung dari bahan monochrome, kami sita," katanya.