Pengemudi GO-JEK kerap berkumpul hingga beriringan ketika ada peristiwa yang melibatkan salah satu rekannya. Namun aksi solidaritas para pengemudi GO-JEK itu dinilai Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Susetio Cahyadi berlebihan."GO-JEK ini harus dewasa dalam bertindak, karena yang dijual GO-JEK adalah jasa. Banyak GO-JEK yang melakukan aksi terhadap temannya yang terlibat peristiwa dan sebagainya. Ini solidaritas yang berlebihan. Ini harus dihindarkan dari GO-JEK," kata Susetio di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (21/12).Susetio meminta pengemudi GO-JEK semuanya harus menghargai pranata sosial di masyarakat. Artinya harus ada juga penghormatan dan penghargaan juga, terutama penggunaan jalan lainnya yang mungkin terganggu dengan adanya aksi maupun konvoi GO-JEK yang sering terjadi belakangan ini."Ke depannya, apabila ada yang menimpa GO-JEK, harus dirembukkan, jangan ada situasi yang mengakibatkan suasana mencekam," ucapnya."Semua harus dibicarakan, entah itu kecelakaan maupun kriminal. Semua harus dibicarakan ke kepolisian dan aparat, jangan tiba-tiba ada aksi seperti itu," tutupnya.
Kapolres Jakut sebut aksi solidaritas driver GO-JEK berlebihan
Susetio meminta pengemudi GO-JEK semuanya harus menghargai pranata sosial yang ada di masyarakat.
Advertisement
Rekomendasi