Di Banyumas ada taman lalu lintas, mengedukasi anak tertib di jalan

Taman dibuat portable hingga mudah untuk dibongkar pasang.

Chandra Iswinarno
Oleh Chandra Iswinarno - Reporter
Di Banyumas ada taman lalu lintas, mengedukasi anak tertib di jalan
Taman edukasi lalu lintas di Banyumas. ©2015 merdeka.com/chandra iswinarno

Kepolisian Resor (Polres) Banyumas Jawa Tengah meluncurkan simulasi taman edukasi (Simadu) yang dikhususkan bagi anak-anak taman kanak-kanak, Selasa (23/11). Simulasi tersebut merupakan terobosan yang kali pertama diluncurkan di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah.Kepala Polda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Noer Ali menyambut baik pengenalan pendidikan berlalu lintas sejak dini yang bisa meminimalisasikan kecelakaan di daerah Purwokerto."Nantinya dengan program simadu, anak-anak usia dini dapat melakukan pengenalan dan pembelajaran tertib berlalu lintas di sekolah-sekolah yang dikunjungi Simadu," katanya usai peluncuran Simadu di Mapolres Banyumas, Selasa (24/11).Simadu yang diluncurkan Polres Banyumas dibuat secara portabel agar mudah dipindah dari satu sekolah ke sekolah lain."Prinsipnya, kita akan berikan pendidikan anak usia dini agar kelak mereka taat dalam aturan berlalu lintas. Dan nanti bisa mempengaruhinya pada perilaku hidup," ucapnya.Sementara itu, Kepala bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Liliek Darmanto mengatakan dengan pembinaan berlalu lintas sejak dini merupakan ide bagus yang dicetuskan Polres Banyumas. Diharapkan, kegiatan tersebut bisa sampai ke wilayah pedesaan."Program ini baru ada di Banyumas, dan ini yang pertama. Sebelumnya, di Sukoharjo sebenarnya sudah ada, tapi bentuknya taman lalu lintas dan tidak bergerak. Kalau ini bagus sekali, dia bisa digeser ke mana-mana," ujarnya.

Rekomendasi