Ayah bayi Falya tak sendiri jadi korban malapraktik di RS Awal Baros

Orangtua korban mengaku mendapat dukungan dari sebuah surat kaleng.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Ayah bayi Falya tak sendiri jadi korban malapraktik di RS Awal Baros
mayat bayi. shutterstock

Ibrahim Blegur, ayah bayi Falya Raafani Blegeur (1) yang diduga tewas akibat malapraktik mengaku tidak sendiri merasakan kejanggalan di RS Awal Bros. Dia mendapat dukungan dari seseorang yang anaknya mengalami hal serupa di rumah sakit tersebut."Ada surat kaleng, dukungan untuk saya karena anaknya juga mengalami hal yang sama di RS tersebut," katanya ketika ditanyai wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/11).Ibrahim merasa percaya dengan rumah sakit yang berada di Bekasi tersebut, sehingga dia memercayakan ayah dan anaknya dirawat di sana. "Karena saya awalnya percaya perawatan di RS tersebut," lanjutnya.Menurutnya hingga kini pihak RS belum memberikan keterangan yang jelas perihal kematian anaknya. Ibrahim juga tidak mengetahui alasan pasti mengenai perlakuan Rumah Sakit terkait tindakan mereka tersebut.Ketika ditanya soal investigasi pihak Rumah Sakit terkait kematian anaknya dia hanya mengatakan tidak mendapatkan kejelasan dari Rumah Sakit."Katanya investigasi tapi sampai detik ini dari meninggalnya saya tidak pernah di telepon dari dinas kesehatan yang menginvestigasi," lanjutnya.Sebelumnya Ibrahim Blegur bersama kuasa hukumnya M. Ihsan sekaligus satgas perlindungan anak telah mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Jumat pekan lalu dalam rangka mengajukan surat somasi kepada RS Awal Bros Bekasi.

Rekomendasi