Seorang pria berjaket hitam masuk ke rumah Dayu sebelum pembunuhan

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq, mengaku personelnya sudah dapat melacak seseorang yang diduga pelaku.

Diaz Abraham
Oleh Diaz Abraham - Reporter
Seorang pria berjaket hitam masuk ke rumah Dayu sebelum pembunuhan
TKP pembunuhan ibu dan anak di Cakung. ©2015 merdeka.com/diaz abraham

Salah satu saksi, Agung Anugrah (22) mengaku melihat seorang pria masuk ke dalam rumah Dayu Priambarita (45) di Perumahan Aneka Elok, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim) pada Jumat dini hari sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi. Namun Agung mengaku tidak mengenali siapa orang tersebut.Agung merupakan pemilik toko yang berada di depan rumah Dayu persis. Agung juga sempat dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi terkait kasus pembunuhan tersebut."Saya melihat seorang pria memakai jaket hitam, helm hitam, dan memakai masker masuk ke rumah korban pada pukul 02.30 WIB," katanya ketika ditemui di kediamannya di Perumahan Elok, Jumat (9/10).Dirinya mengaku sebelumnya dia juga melihat ada seorang wanita masuk terlebih dahulu ke dalam TKP."Sebelum pria itu masuk seorang wanita juga masuk ke rumah korban. Pria itu masuk sekitar 15 menit setelah perempuan itu keluar," lanjutnya.Sebelumnya, Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq, mengaku personelnya sudah dapat melacak seseorang yang diduga kuat sebagai pelaku dan sekarang sedang diburu."Sudah ada yang kita kejar, sudah kita tetapkan sebagai DPO," kata Umar kepada wartawan, Jakarta Timur, Jumat (9/10).Meski demikian, pihaknya enggan membeberkan identitas sosok yang tengah diburu tersebut dengan alasan penyelidikan. Sementara ancaman teror yang didapat oleh keluarga korban, seperti penuturan putri sulung korban, yakni Popi (19), Umar menyebut hal tersebut kemungkinan tak terlepas dari persaingan usaha yang digeluti oleh sang suami Heno (48)."Bisa saja, karena persaingan usaha, ini kita dalami, yang jelas kita sedang memburu pelakunya," bebernya.

Rekomendasi